Melalui Pekan PBB Sidomulyo Bantul Lunasi Pajak paling awal
ILUSTRASI JUARA PBB PALING AWAL
Warta daerah-majalahburungpas, Guna memberikan pelayanan serta kemudahan warga dalam melakukan pembayaran pajak, pemerintah desa Sidomulyo mendirikan posko pajak di setiap pedukuhan. Melalui program Pekan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) wajib pajak dapat menyetorkan kewajibannya di setiap pedukuhan terdekat.
Sehingga warga tidak perlu repot harus antri ke bank yang ditunjuk pemerintah kabupaten Bantul.Dalam Pekan PBB ini selain melibatkan Kepala Dukuh dan staf desa juga didatangi langsung petugas dari Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAB) Kabupaten Bantul.
Kabag Keuangan Desa Sidomulyo, Saryono mengatakan dengan adanya Pekan PBB ini akan mendorong kesadaran masyarakat wajib pajak untuk segera melunasi kewajibannya. Sehingga pajak yang dibayarkan bisa segera digunakan untuk mensukseskan program pembangunan pemerintah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan warga.
Lebih jauh pria ramah ini menuturkan Pekan PBB tahun 2012 ini merupakan tahun ke III yang dilaksanakan secara rutin oleh pemerintah Desa Sidomulyo.Dan di bulan Juli ini adalah putaran pertama yang meliputi tujuh pedukuhan, yang terdiri atas pedukuhan Cangkring, Sirat, Ngireng-ireng, Pelemmantung, Ponggok, Turi dan Prenggan. Sedangkan putaran ke dua, delapan pedukuhan tersisa akan dilakukan setelah lebaran Iedul Fitri.
Dengan Pekan PBB, sambungnya, penyetoran PBB dapat dilaksanakan sebelum jatuh tempo. Dengan kegiatan semacam ini warga pun merasa lebih diuntungkan dan terbantu karena selain dapat memenuhi kewajibannya, Pekan PBB juga dijadikan media silatruhmi antar warga secara langsung. Sehingga hubungan mereka semakin dekat karena terjalinnya komunikasi yang baik.
Saryono juga menjelaskan sebelum mendirikan posko, rangkaian kegiatan Pekan PBB diawali dengan koordinasi di desa yang secara rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali. Guna mensukseskan Pekan PBB juga diadakan sosialisasi kepada masyarakat melalui mobil keliling sehingga warga dapat melakukan persiapan jauh hari sebelum pelaksanaan posko di setiap pedukuhan.
Sementara itu Kepala Dusun (Kadus) Prenggan, Saryanto SSn mengungkapkan sejak dirinya menjabat sebagai Kadus 2002 silam, Pedukuhan Prenggan selalu lunas pajak sebelum jatuh tempo. Apalagi dengan adanya posko warga Prenggan selalu antusias melunasi kewajibannya. Hal ini terlihat dari tingkat kehadiran mereka yang lebih 80%. Sementara mereka yang tidak hadir karena tinggal di luar pedukuhan Prenggan.
Ditanya soal jumlah wajib pajak di pedukuhan Prenggan, Saryanto menjelaskan wajib pajak ditahun 2012 ini tercatat kurang lebih ada 300 dengan jumlah surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) sebanyak 8000 lembar. Sedang nilai pajaknya mulai dari Rp 5.000,- sampai dengan Rp 800.000,-.
Untuk tahun ini, lanjut Saryanto, Prenggan menargetkan akhir Juli akan terbayarkan 100%. Hal ini mengacu pada tahun sebelumnya yang menempatkan Pedukuhan Prenggan selalu lunas lebih awal. Apalagi kesadaran warga akan pajak telah tertanama sejak kadus sebelumnya.
Ditambahkannya bagi wajib pajak dari golongan keluarga miskin (Gakin) nantinya akan mendapatkan keringanan berupa subsidi pembayaran antara Rp 5.000,- hingga subsidi kelayakan. Saryanto juga berharap dengan adanya wajib pajak yang kurang tepat, tahun 2013 nantinya pembetulan SPPT agar dipemudah.
Sehingga bagi masyarakat yang tidak seharusnya membayar pajak tidak terbebani. Dan bagi pedukuhan dan pemerintah desa yang sukses membayar pajak hendaknya pemerintah kabupaten lebih perhatian karena kontribusinya tersebut.
Sementara itu petugas dari DPPKAD Kabupaten Bantul,Suwardiyono juga mengatakan kecamatan Bambanglipuromerupakan kecamatan denga prsetasi terbaik dalam hal pelunasan PBB. Di mana seluruh desa memiliki program terbaik terkait pembayaran dan pelunasan PBB. anjar
Sharing Berita
Berita Terkait
- Bahasa Jawa di prioritaskan dalam HUT Bantul ke 181
- Gedung Musium wisata tani Imogiri menyimpan alat pertanian Jawa
- Ubur-ubur beracun menghantui peserta wisata padusan Parangtritis
- Akhirnya mentri agama mengumumkan Puasa jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012
- Din Syamsudin PP.Muhammadiyah perbedaan awal Puasa tak perlu di besar besarkan
- 9 Desa wisata di Gunungkidul mendapat kucuran dana PNPM wisata
