Din Syamsudin PP.Muhammadiyah perbedaan awal Puasa tak perlu di besar besarkan


DIN SYAMSUDIN KETUA UMUM PP MUHAMADIYAH

News-berita majalahburungpas.com, terkait awal romadlon 2012 bulan ramadhan segera tiba dan pada tahun 2012 ini  kemungkinan besar ada perbedaan dalam mengawali puasa tersebut. Seperti halnya Ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, awal puasa dimulai hari Jumat 20 Juli 2012, meskipun demikian pemerintah belum dapat memastikannya.

Lebih lanjut Din mengungkapkan kepada para wartawan bahwa menanggapi sidang isbath, Dia mengatakan seharusnya dan untuk kali ini pemerintah dalam hal ini kementrian agama seharusnya tak perlu melakukan Sidang isbath untuk menentukan kapan puasa pertama secara serentak, sebab merujuk pada patokan minimal 2 derajat, kata Din ketua umum PP Muhammadiyah tersebut.

Di sesi yang lain Din juga memaparkan perlu atau tidaknya sidang tersebut, lantas Din kembali menguraikan bahwa  keputusan itu ada di pemerintah, namun untuk Muhammadiyah jelas tidak mau mencampuri hal itu, di samping perihal penentuan awal puasa sesungguhnya, sudah memasuki wilayah keyakinan masing - masing orang, Sedang berbicara wilayah keyakinan tentu keyakinan itu bukan wewenang pemerintah, dan pemerintah tak boleh memasuki wilayah keyakinan, namun pemerintah perlu adanya pengayoman, seraya mengungkapkan perbedaan awal puasa menurutnya tak perlu di perlebar.

Mengenai keyakinan saya menghimbau kepada seluruh umat muslim agar bulan romadlon dapat di pakai sebagai bulan yang penuh untuk pengembalian kualitas keimanan dan jiwa yang suci, serta untuk penggemblengan mental yang lebih baik”

Nah inilah yang paling penting dan bukan rutinitas puasa tahunan saja, dan hendaknya dapat di jadikan sebagai bulan untuk segala pelatihan yang lebih berbobot dan meningkat ketaqwaannya. “Kata Din Syamsudin ketika memberikan komentarnya kepada para awak media, belum lama ini tersebut. “Team red”

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi