Tips membunyikan perkutut di lomba
PERKUTUT SEBISA MUNGKIN DI SET
Media burungpas.com, Banyak peternak terkadang dibuat frustasi dengan gacoannya, karena sering didapat burung bagus, suara mewah, beli mahal, tapi pas diperlukan suaranya di arena lomba malah tidak mau bunyi.
Padalah dirumah waktu dikerek burung gacor tidak ketulungan, dalam hati empunya besok dilomba pasti dapat juara 1. Tapi setelah dilapangan malah muter-muter nabrak ruji sangkar dan diam, gimana kalau sudah begini ? Bagaimana juri bisa menilai ?
Berikut ini saya berbagi pengalaman untuk merawat gacoan agar dapat bunyi maksimal di lapangan.
Burung lomba hendaknya sudah dijodohkan dengan betina dikandang umbaran (diternak) dan di umbaran sudah murni kawin beneran (bukan hanya gewor-gewor).
Pakan burung lomba hendaknya ful gabah putih campur gabah merah, jangan dicampur milet maupun jewawut apalagi godem dan beras ketan.
Pada hari Rabu atau hari Kamis, burung jantan dan betina dikerek disekitar kandang berdampingan. Jangan lupa selama burung dikerek, pakan dikurungan tetap gabah.
Setelah burung jantan rajin bunyi dan suara depan narik-narik, burung betina diturunkan diumbar dikandang.Pukul 11 siang burung jantan diturunkan, diumbar lagi dengan betina, sebelum burung masuk umbaran, burung dimandikan terlebih dahulu agar jinak.
Kalau mau lomba hari minggu dilokasi yang dalam kota (tidak terlalu jauh), hari Sabtu sore (pukul 16.00) burung yang akan dilombakan (jantan dan betina) dimandikan terus masuk sangkar lomba. Maksud dimandikan adalah untuk menghindari bunyi gacor pada malam hari.
Hal ini juga dapat di katakan semisal di lomba ocehan dengan kata lain dichas (di pancing ) dan bila ini di lakukan hendaknya hati-hati dalam memisahkan burung dikurungan jangan salah ambil yang betina yang dilombakan.
Seandainya lomba yang akan diikuti diluar kota yang memakan waktu lebih dari 6 jam perjalanan, sebaiknya burung dibawa memakai kotak, untuk menghindari kelabakan di sangkar pada saat jalan yang berkelok-kelok naik turun.
Setelah sampai di lokasi lomba, burung jantan dan betina dimasukan sangkar sendiri-sendiri, namun dicantelkan jejer agar terjadi saling terjadi komunikasi antara jantan dan betina. Jangan lupa air minum dan pakan full gabah dalam sangkar lomba.
Usahakan burung betina diatur agar bertelor 2 sebelum hari kamis. Sendainya burung betina bertelor 1 pada hari jumat, saran kami burung jangan diikutkan lomba, sebab biasanya ikut lomba burung tidak akan mau bunyi maksimal.
Lebih baik burung dikandangkan untuk sementara nelor dan anggrem terlebih dahulu.
Tips ini khusus digunakan pada burung yang dikerek di kelas dewasa, tidak cocok jika diterapkan pada burung piyik. Namun demikian tips ini belum tentu cocok dengan burung perkutut dari peternak tertentu. Bila anda ingin mempraktekan dan masih penasaran bisa kontak Bp.Mulyatno 081 391 297 827 Fid *
Sharing Berita
Berita Terkait
4 Komentar
escortes Paris27 October 2012Hanya berfikir saya akan komen dan mengatakan tema besar, adakah anda kod itu untuk diri sendiri? Benar-benar terlihat lebih sempurna!
Balas
escort dubai27 October 2012Kami sekumpulan sukarelawan dan memulakan inisiatif jenama baru dalam sebuah komuniti. weblog anda diberikan kepada kita maklumat berharga untuk bekerja pada. Anda telah melakukan pekerjaan yang menakjubkan!
Balas
Tinggalkan Komentar
*) Wajib Diisi
Hanya berfikir saya akan komen dan mengatakan tema besar, adakah anda kod itu untuk diri sendiri? Benar-benar terlihat lebih sempurna!
BalasKami sekumpulan sukarelawan dan memulakan inisiatif jenama baru dalam sebuah komuniti. weblog anda diberikan kepada kita maklumat berharga untuk bekerja pada. Anda telah melakukan pekerjaan yang menakjubkan!
Balas
terima kasih ilmu nya sukses selalu kal "agus purbalingga"
Balas