Warga Rejosari Terong Bantul gotong royong buat jalan untuk wisata dan pertanian


Akses jalan tembus sedang di buat oleh warga Rejosari Terong Bantul sejauh kurang lebih 2,5 km, untuk saran pertanian dan wisata

Dlingo-Bantul  masyarakat  Padukuhan Rejosari Terong  semangat membangun daerahnya buktinya sebagian wilayahnya di sisi timur rejekan sudah mulai di bangun sarana jalan.

Jalan baru tersebut seluas 3 meter di bangun atas persetujuan warga pemilik lahan, hal ini karena  akses sebelumnya total buntu, sehingga saat panen hasil pertanian warga pemilik lahan di sekitar rejekan harus memikul dan menggotong hingga 3 km menuju jalan utama, bahkan untuk mengusung hasil tersebut harus mengeluarkan kocek sekitar Rp. 10.000 untuk sekali angkut atau untuk persatu sak gabah.

Meski pembangunan jalan ini masih tergolong  tahap awal namun warga menyadari akses jalan sangat di butuhkan, sehingga tanah untuk jalan sepajang  3 km tersebut tidak minta ganti rugi.

Warga menyambut baik, terlebih sebelumnya pernah di  gagas namun masih ada kendala, dengan di prakarsai media majalahburungpas.com sejak pertengahan April 2013 warga telah  menyepakati pembangunan jalan, sehingga warga juga langsung kerja bakti.

Selain itu warga padukuhan juga berbondong - bondong setiap hari Minggu untuk melaksanakan kerja bakti secara suka rela sejak jam 6 pagi.

Bapak Dukuh Sukamdam beserta warga sebelumnya telah mematok calon jalannya sehingga 28 April  2013 di mulai kerja baksi masal. Jalan baru menuju rejekan dan tembus ke pemukiman tersebut selain untuk akses para petani juga untuk sarana menuju obyek wisata alam milik Rejosari.

Memang tercetusnya jalan sudah lama, namun selalu menemui buntu, dan Alhamdullilah di prakarsai media Pas TV dan majalahburungpas.com bisa terlaksana.

Kami warga siap untuk mewujudkan desa wisata agar desa kami lebih maju, tentu atas prakarsa media juga berharap warga bisaa memanfaatkan pendampingan ini, sehingga pembangunan lebih cepat dan berfungsi.

Kami mengucapkan terimakasih atas pendampingnnya “kata bapak Dukuh yang selalu memimpin kerjabakti  termasuk kegiatan kelompok sadarwisata (Pokdarwis) desa wisata yang baru terbentuk tersebut 16 /5/2013 “ Tem red”

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi