8 Ingkung Ayam jadi alat pemersatu Padukuhan Rejosari


8 ingkung jadi bancaan dalam acara budaya rasulan 5 juni 2013

Dlingo-media online, masih meriah demikian terlihat oleh majalahburungpas 5 Juni 2013 di Padukuhan Rejosari Dlingo Bantul, dimana kebudayaan dan tradisi kumpul bareng untuk kenduri masih sangat melekat.

Acara bersih desa atau juga di sebut rasulan ini terlihat cukup meriah dan kenyataannya mampu meningkatkan solidaritas sesama warga serta tampak guyub dan rukun.

Menurut laporan panitia atau Dukuh Sukamdam,  rasulan Rejosari tahun 2013 memang agak berbeda karena kami mengundang 2 Padukuhan yakni Ngenep dan Pancuran, sehingga tampak meriah karena sekitar 300 orang mengikuti kenduri.

Dengan acara adat budaya seperti ini, kami yakin bisa menjadi bagian dari ajang kumpulnya warga, segala usia yang sangat bermanfaat di samping alat pemersatu.

Kenduri massal di padukuhan tersebut, menyuguhkan 8 ingkung ayam Jawa yang di buat oleh pengurus RT yang masing-masing sebanyak 2 ingkung, kemudian totalnya 8, Jumlah ini karena Padukuhan Rejosari ada 4 Rt.

Setelah tahlil dan doa bersama maka nasi uduk dan lauk pauknya di bagi bagi bahkan ada  yang di makan selain di bawa pulang.

Sukamdam juga memaparkan, semula kegiatan pernah redup namun untuk kali tahun 2013 ini untuk yang ke 6 kalinya pasca redup.

Rasulan juga merupakan ajang untuk bersyukur kepada Allloh SWT sehingga ini bagian perwujudan dari nilai positifnya, oleh sebab itu warga kompak karena tujuannya positif dan akan di lestarikan.

Kemudian setelah kenduri akbar, Jumat malam juga di gelar pengajian akbar di masjid Rejosari. "pungkas Dukuh tersebut. "team liputan"


Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


0){; ?>

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi