OJK Perkuat Perekonomian Indonesia.


DALAM SEBUAH DISKUSI PEREKONOMIAN

Pengawasan keuangan, terutama lembaga keuangan makro selama ini dalam hal pengawasan selalu dilakukan oleh Bank Indonesia.

Namun Bank Indonesia (BI) bukan merupakan lembaga yang independen sehingga fungsi pengawasan yang dilakukan BI kadang kurang maksimal. Sehingga disaat terjadi krisis jasa keuangan Indonesia mengalami goncangan. Oleh karena itu lahirlah Otoritas Jasa Keuangan(OJK). Di mana lembaga ini akan bersifat independen.

Menurut anggota komisi XI DPR RI, Moh Hatta dengan adanya OJK yang nantinya akan menjadi lembaga super power terutama dalam pengawasan mikro maka perekonomian Indonesia akan semakin kuat dan tenang. Di mana hal ini yang terjadi di Inggris, saat Eropa dilanda krisis moneter, keuangan negeri Elisabeth tersebut tetap aman.

“Di Indonesia lahirnya OJK merupakan salah satu respon saat Negara ini dilanda krisis ekonomi 1998. Meski kelahiran OJK tergolong lambat namun ke depan OJK bisa menjadi tameng apabila Indonesia atau Asean dilanda krisis keuangan” ungkapnya kepada Pers seusai sosialisasi OJK di Hotel Sahid.

Pria tambun asal Solo Jawa Tengah ini menambahkan OJK disebut lembaga yang super power karena nantinya akan mengurusi keuangan Negara yang besarnya mencapai Rp 8 Ribu trilyun.

Dan adanya OJK ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan keuangan mikro, bukan sebaliknya mematikannya. Apalagi fungsi dari OJK ini hanya sebagai pengawasan. Sehingga dengan OJK ekonomi Indonesia lebih tenang dan tertata dengan rapi. Namun begitu OJK ini harus tetap dikawal secara bersama sehingga tidak oper acting.

Sementara itu Analis senior Strategi Dan Manajemen Keuangan Direktorat Hukum Dan Hubungan Internasional OJK, Moh Jufrin juga sepakat mengatakan

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi