Diklat kenari Jogja 11 Mei 2013 efektif, tepat sasaran
FOTO BERSAMA PESERTA DAN PANITIA DIKLAT KENARI 11 MEI 2013 DI JOGJAKARTA
Memelihara burung kenari asal asalan akan membuat kantong kering alias tidak balik modal.
Namun apabila seorang penghobis di bekali pengetahuan akan berujung Dia lebih agresif dalam menekuni bidang breedingnya.
Sabtu 11 Mei di Jalan Ireda/Gg. Kemundung di Jogjakarta baru saja di selenggarakan sekolah ternak burung di prakarsai oleh Jogja kicau enterpreneur centre dan majalahburungpas.com.
Diklat beternak burung kenari ini mendapat respon cukup tinggi dari para peserta diklat, sebab 2 peserta dari Tangerang Jabar jauh - jauh mau menimba ilmu untuk mengawali betenak.
Diklat burung kenari ini mendatangkan narasumber utama Bapak Isnawan SH. dari Padepokan Kenari Jogja (PKJ) selaku praktisi dan peternak.
Sedang Direktur Jogja kicau enterpreneur centre, Bapak Awan membuka tepat jam 8.15 menit, meski juga mengungkapkan, diklat ini efektif, tepat sasaran karena ada praktisi, peternak,calon peternak,kemudian ada media yang menjembatani untuk saling ketemu.
Bapak Rofied pemimpin redaksi majalahburungpascom beserta 2 krunya memberikan materi diklat, selain memandu jalannya sekolah beternak kenari angkatan pertama itu hingga melakukan kunjungan ke farm.
kegiatan ini akan kembali di buka agar menjadi bagian dari sekolah yang langsung bisa dipratekan kemudian panitia juga mendorong peserta agar pasca pelatihan bisa menjadi breeder handal. (kunjungan diklatnya secara visual dapat pemirsa lihat di PAS TV) team redaksi
Sharing Berita
Berita Terkait
- Love bird Mania Cup Pasuruan Animo Peserta Luar Biasa
- Nono Taryono, bekasi "Jauh tak jadi soal, diklat kenari sangat membantu
- Dalam Mengawinkan Burung Kenari Psikologis Peternak Harus Stabil

Kapan lage ada pelatihan berikutnya pak?
Balas