Dalam Mengawinkan Burung Kenari Psikologis Peternak Harus Stabil


NARA SUMBER MENJAWAB PERTANYAAN DALAM DIKLAT KENARI 11 MEI 2013. DIKLAT AKAN DI GELAR SEBULAN SEKALI

Diklat burung kenari yang di selenggrakan oleh jogja kicau enterprenur centre dan majalahburungpas.com 11 Mei 2013 di Jogjakarta, cukup seru hal ini karena diklat itu di kemas dalam bentuk tanya jawab setelah materi teori di berikan kepada peserta.

Salah satu lontaran pertanyaan dari peserta yang cukup kritis adalah dari Rias Nugrhoho, yang menanyakan bagaimana mendapatkan burung hasil penjodohan, nara sumberpun menjawab, setiap peternak yang akan sukses dalam menjodohkan burung maka peternak itu harus dalam Kondisi yang stabil, selain tidak terbawa emosi serta, tak cukup demikian namun  kesabaran seorang peternak mutlak diperlukan di saat peternak hendak mengawinkan kenarinya.

Isnawan Nara sumber dalam diklat tersebut menguraikan, Karena kalau psikologis di  atas tidak stabil akan berdampak pada kenari saat dikawinkan yang di mungkinkan gagal dan ini saya sudah pernah saya lakukan jawab Nawan dalam diskusi setengah hari tersebut.

Lebih lanjut jawabannya di terangkan,  Misalnya hasil pembuahan yang tidak sempurna atau bahkan telur tidak akan jadi atau menetes sama sekali, papar  Isnawan, seorang breeding kenari  yang sudah terbilang sukses dalam beternak  saat menjawab dari salah satu peserta diklat kenari, yang diadakan oleh Jogjakicaumania Entrepeneur Center kerjsama dengan majalahburungpascom tersebut.

Isnawan yang memulai ternak kenari sejak lima tahun silam,lebih jauh mengatakan tidak hanya hanya manusia yang butuh perhatian. Seekor kenari pun perlu ada adanya ketenangan,oleh karena karena untuk menjadi seorang peternak, haruslah menjadi seorang yang sabar dan telaten.

“Hal ini terlihat mudah namun banyak peternak yang kurang memperhatikan hal sepele dan kecil ini. Dalam beternak mereka melakukan kurang memperhatikan kondisi jiwa pribadinya” ungkapnya Isnawan.

Selain pertanyaan di atas dalam diklat yang berlangsung selama satu hari, itu berbagai macam pertanyaan dilontarkan peserta baik yang tajam maupun yang biasa. Anjar

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi