Modal cekak lomba perkutut cukup gendong sangkar, ala militer


Peserta berkantong tipis sedang persiapan menggendong sangkar berisi perkutut lomba

News terkini seputar lomba perkutut,dari majalahburungpas.com, lomba perkutut, masih menjadi bagian yang perlu di jalani oleh peternak agar mengorbitkan hasil breedernya.

Kung mania sebutan penggemar perkutut. Tentu penghobis tak sama dalam persiapan lomba, hal itu sering di jumpai media PAS ini, di mana bagi yang berkantong tebal pakai mobil pribadi.

Sedang pelomba menengah tak mau ribet yang hanya menggunakan armada, namun dia maunya sewa secara rombongan saat mau ikut lomba.

Yang ketiga pelomba maunya nebeng atau hanya sekedar numpang para relasinya, dan ke empat, Pelomba yang selalu menggendong sangkar seperti personil militer membawa ransel.

Para pelomba burung anggungan perkutut untuk yang ke lima juga mengendong sangkar perkutut, tetapi dia hanya dengan sepeda ontel atau sepeda genjot.

Siapapun dan pakai apapun datangnya dalam ikut berlomba tak jadi soal, namun yang sering menjadi persoalan di lapangan, terkadang para big boss lah yang sering di perhatikan oknum juri ketika para Boss lantang bersuara, di saat burung yang kurang bunyi, kemudian di teriaki tetapi langsung tancep bendera usulan dan koncer dan meraih juara.

Ironisnya penghobis kecil protesnya jarang di perhatikan, hanya datang dan nyumbang terus sesuai tiket yang di belinya, "anda pernah ngalami ??, berarti anda ketularan di daerah yang lain, haaa. haaa...

Nah anda masuk dalam tarap yang mana selama ini, bos boss, numpang, atau ? "team fid"  

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi