Warga Terisolir Bangun Jembatan Lengkung secara Swadaya Masyarakat
WARGA TERISOLIR GEMBYONG MENYELESAIKAN JEMBATAN LENGKUNG
Warta daerah sajian majalahburungpas.com, jembatan lengkung beton ini di garap dengan mengerahkan warga setempat dengan padat karya.
Menurut salah satu warga yang sempat di tanyai wartawan, meski bulan puasa kami tetap jalankan pengecoran, hal itu agar rencana 100 hari bisa kelar tetapi apabila bahan dan material seret, yaa ada kemungkinan molor.
Dulu warga 1 RT terisolir dan wargapun harus jalan kaki naik gunung dan menyeberangi sungai, kalau mau kepasar atau ke desa jika banjir warga sering menunda, mudah mudahan adanya jembatan penghubung ini akses ekonominya lebih lancar “kata salah satu pekerja yang mintai keterangan media pada 15 juli 2014.
Jembatan lengkung di Padukuhan Gembyong Desa Ngoro-oro kecamatan Patuk Gunungkidul ini menghubungkan antar RT terutama sisi timur padukuhan Gembyong yang berbatasan dengan desa Terbah maupun ke balai padukuhan Gembyong.
Panjang jembatan menurut papan nama yang di pasang sepanjang 10 meter dan lebar 4,5 meter, terkait anggaran jembatan di danai oleh negara melalui proyek PNPM – MPd, yang menghabiskan dana 200.64.000, (dua ratus juta lebih) kemudian untuk swadaya warga Gembyong sebesar 18.825.000. “rn/ym
