Toko batik raditya malioboro bertarung dengan si jago merah
PETUGAS PEMADAM KEBKARAN MENJINKAN SI JAGO MERAH DI TOKO BATIK
Jogjakarta media majalahburungpas.com warta daerah kasus kebakaran hebat selasa 21 Februari 2017 di pusat jantung Yogyakarta Malioboro menjadi pemandangan di musim hujan pasalanya si jago merah ini melahap sebuah toko batik tradisionil dan toko modern Raditya jalan Malioboro 132, Kota Yogyakarta
Meski kota Yogya sempat diguyur hujan ternyata tak mampu mengurangi api yang kian membesar, dalam kejadian tersebut tak merembet ketoko yang lain. Suasana padatnya Malioboro, sempat membuat arus lalu lintas macet.
Para wisatawan yang sedang berkunjung di Malioboro justru mengabadikan moment dengan ponselnya.
Untuk memadamkan kebakaran yang menimpa pusat kota Yogyakarta tersebut, sedikitnya Pemda mengerahkan dua unit Mobil Pemadam Kebakaran, namun padatnya lalu lintas, membuat terhambatnya laju mobil kelokasi kebakaran.

TIM DAMKAT BERAKSI PADAMKAN SI JAGO MERAH YANG MENGAMUK
Hal ini diakui, Kasie Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran, Kota Yogyakarta. “ Padat dan ramainya kendaraan yang melewati Malioboro sempat menghambat mobil PBK, meski demikian akhirnya sampai juga sehingga kami segera melakukan tindakan agar tak merembet di tempat lain “ ungkap Kasie Ops.
Penyelamatan Dinas Damkar Kota Yogyakarta, Mahargyo. Untuk sementara dugaan kasus terbakarnya took tersebut disebabkan arus pendek listrik yang berasaldarilantaitiga.
Meskipun petugas sudah bekerja maksimal namun untuk menuju bangunan berlantai petugas mengalami kesulitan,karena pekat asap yang memenuhi menyulitkan petugas kesulitan untuk masuk.
“Hampir seluruh ruang di lantai tiga dipenuhi asap tebal, pekat, sehingga membuat petugas kami kesulitan bernafas dan baru bisa ditembus setelah kami gunakan alat blower sehingga baru bias dipadamkan sekitar pukul 14.30 “ ungkapnya.
Hal ini dilakukan untuk memudahkan udara dari luar dengan mudah menghembus asap yang memenuh ruangan. Dalam kasus terbakarnya toko batik, tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. san
Sharing Berita
Berita Terkait
- Yuk Kita Sejenak Mengetahui Program BPJS
- Pilada 2017 Jogja Pasangan Haryadi - Heroe Sementara Unggul Atas Imam - Fadli
- Pelangi Nusantara Pekan PBTY Ke 12 Tahun 2017 Meriah
- Watu Payung Ikon Wisata Hutan Turunan Panggang Gunungkidul
