Singosaren Maju Ke Propinsi Dalam Lomba DBKS
LURAH SINGOSAREN
Warta daerah muatan majalahburungpas elektronik, Dengan perolehan point 110 desa Singosaren Banguntapan berhasil mengungguli dua desa lainya, yakni Sumbermulyo Bambanglipuro serta Gadingsari Sanden dalam lomba desa binaan keluarga sakinah (DBKS) tingkat kabupten Bantul. Atas kemenangan tersebut Singosaren berhak mewakili kabupaten Bantul untuk maju ke tingkat propinsi Yogyakarta guna mendapatkan gelar tertinggi sebagai desa binaan keluarga sakinah.
Lurah Desa Singosaren, Joko Prayitno saat dikonfirmasi majalahburungpas mengatakan ada lima aspek penilaian yang menentukan suatu desa binaan keluarga sakinah guna maju ke dalam level propinsi. Ke lima aspek penentu tersebut diantaranya aspek keagamaan, aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi serta lingkungan dan sosial budaya. Yang mana unsur-unsur tersebut saling terkait satu dengan yang lain.
Lebih jauh dijelaskannya warga binaan keluarga sakinah ini terbagi empat kelas keluarga sakinah (KS). Untuk mengkelompokkan KS I sampai dengan KS IV ini diantaranya ditentukan dengan kreteria pendidikan.
Untuk golongan KS I pendidikan terakhir kepala keluarga (KK) berpendidikan minimal SD. Sedangkan KS II pendidikan kepala keluarga minimal SMP. Sementara KS III kepala keluarga serendah-rendahnya berpendidikan SMA atau sederajat. Dan kreteria KS IV kepala keluarganya adalah lulusan sudah sarjana serta anaknya juga sarjana dan sudah pernah menunaikan ibadah haji.
Selain kreteria di atas untuk menjadi KS juga ditentukan terhadap kemampuan anggota keluarga dalam hal baca tulis Al Quran serta sejauh mana keluarga tersebut menjalankan dan mengamalannya.”Pengamalan ibadah merupakan faktor penting dalam terbentuknya keluarga yang sakinah” tambahnya.
Joko yang akan mengakhiri masa jabatanya juga mengungkapkan meski kreteria tersebut terbilang mudah akan tetapi bagi golongan keluarga yang usia perkawinannya belum mencapai 25 tahun belum bisa dimasukan dalam kategori ini.
Di mana dalam usia perkawinan tersebut telah teruji dan terbukti dalam menjalani jalinan berumah tangga. Dan Singosaren yang saat ini memiliki 105.000 KK dengan 3.375 jiwa mayoritas termasuk dalam KS II dan KS III.
Di singgung soal target, Joko sangat berharap Singosaren yang telah memiliki segudang prestasi baik di lomba desa tingkat kabupaten maupun propinsi, dalam lomba DBKS nantinya dapat menyabet gelar juara I. Sehingga Singosaren akan lebih baik dan menjadi bukti bahwa pemerintahan Singosaren termasuk desa yang mampu menjalankan rodanya dengan bagus. anjar
