Bulan Ramadan PSK Surabaya mendapat siraman rokhani dan sembako
Remang-remang gang dolly "Foto blogspots
Warta daerah, majalahburungpas.com, Bulan Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa timur di bulan Ramadan 2011 ini memberikan siraman rohani bagi para Pekerja Seks Komersial (PSK) agar mereka kembali hidup yang benar dan tidak terjerumus di lembah hitam.
Rangkaian bimbingan belajar agama Islam, merupakan kegiatan yang mampu memberikan pencerahan. Acara tersebut kerja sama dengan Pemkot Surabaya dan Yayasan Waqof Alquran Hidayatulloh, yang menggelar acara di komplek Dupak Bangunsari Surabaya utara “kata Sekjend MUI Jatim M. Yunus.
Dalam kegiatan ini, para Dai di terjunkan untuk memberikan siraman rohani kepada penghuni lokalisasi. Selanjutnya pelajaran yang di sampaikan oleh para Dai berupa tuntunan Sholat, pengajian, ceramah keagamaan. Acara mendapat respon yang positif dari para Psk, terbukti sedikitnya 62 Psk bisa mengikuti.
Dai dalam penyampaiannya, kepada PSK lama dan baru, ternyata ada yang langsung faham dan menyadari, tetapi berbeda dengan Psk baru mereka ketika mendapat pelajaran malah ada yang gugup dan tidak tahu sama sekali.
Sehabis di berikan bimbingan PSK-PSK tersebut lantas di berikan bingkisan lebaran berupa sembako, selain Mukena dan kitab Suci Al Qur ‘an,
Dua PSK yang berhasil di wawancarai wartawan majalah burung pas, sehabis acara, “mengatakan teman-teman saya inginnya keluar dari lembah ini, tetapi mau kerja apa, sebab juga tak punya modal, serta keterampilan.
Faktor yang membelit di sini, Ibu asuh juga membuat jaring, agar kami tidak bisa keluar.
Dengan di berikan pemahaman agama Islam seperti ini, kami lebih tergugah dan akan meninggalkan baju dan cap PSK, namun yang menjadi masalah, ketika kembali di daerah masing masing, cap lonthe (psk) masih sering di lekatkan, sehingga jadi susah, hal ini pernah ada yang bertobat, tetapi ekonomi yang kembali membelit, jalan pilihannya terpaksa ada yang kembali.
Kalau saya sendiri jelas ini pekerjaan haram dan nista, dan di larang agama “kata PSK yang mengaku Tia, yang baru saja mengambil inti dari pengajian tersebut.
Kegiatan semacam ini tidak hanya di satu tempat, tetapi akan di gilirkan di tempat yang lain, semisal gang Dolly, Jarak, klakah rejo dan lain lain.
Ini sudah menjadi tugas ulama dan umarok, tetapi masyarakat juga mempunyai peran penting tentang kebenaran sesuai ajaran Islam "kata Yunus kepada majalahburungpas.com ini. *S.Yanto*
