Atasi Kekeringan Pemkab Gunungkidul Gelontorkan Dana 1 Milyar
ILUSTRASI KEKERINGAN DI PERBUKITAN TEPUS,RONGKOP GUNUNGKIDUL
Wonosari –warta daerah sajian majalah burung pas.com di musim kemarau Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu daerah yang langganan kekeringan. Bupati Gunungkidul Badingah di Wonosari menyampaikan, untuk penanggulangan kekeringan akan di anggarkan dana tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp 482 juta, selain dana APBD juga ada dana dari para donatur atau kalangan swasta Rp518 juta.
Bupati menambahkan memang beberapa minggu terakhir ini, Pemerintah kabupaten Gunungkdul mampu menghimpun bantuan dari para penyumbang yang peduli terhadap keadaan wilayah yang di landa kekeringan “kata Badingah, ketika memberikan jawaban pertanyaan dari para wartawan. 20/9/2011).
BANYAK PENGAJUAN
Di musim kemarau ini warga yang mengajukan bantuan air bersih selalu bertambah, dan jumlahnya mencapai ribuan dan tercatat dari 163 pedukuhan kini menjadi 173, sedang daerah-daerah yang mengajukan bantuan air bersih juga tersebar di beberapa di Desa Desa semisal Girisubo Girisekar, Kecamatan Panggang, juga dua dusun di Ngawen.
Terpantau daerah Panggang dan Ngawen merupakan wilayah paling membutuhkan, bahkan di anggap yang parah dilanda kekeringan. Warga di dua kecamatan tersebut sejak awal September 2011 ini telah mengajukan permohonan bantuan air bersih untuk berbagai keperluan.
Pendistrisbusian air untuk mengatasi kekeringan tampaknya juga telah di salurkan melalui pihak dinas social tenaga kerja dan trasmigrasi agar merata. Dana dari APBD untuk keperluan kekeringan di kabupaten saat ini masih tersisa Rp. 202 Juta Rupiah. Pantauan media ini kekeringan yang melanda Gunungkidul juga menggugah para donatur sehingga terpantau sekitar 800 tangki sudah di distribusikan dari para sponsor.
Untuk mengatasi kekeringan di Gunungkidul, Bupati mengatakan setiap kecamatan akan memperoleh sekitar Rp. 60 -90 juta, dengan dana tersebut kami berharap mampu mengatasi sehingga masayarakat bisa ringan beban samapi musim hujan tiba, yang di perkirakan bulan Oktober 2011 nanti “pungkas Bupati . * Redaksi/ Kontributor Gunungkidul mewartakan*
