Alutsista Panah Tradisionil TNI ' Meriahkan Merti Desa Wonokerto Turi Sleman
DALAM PAMERAN DAN MERTI DESA ADA PAMERAN ALUTSISTA TNI AD
Sleman-media hobi majalahburungpas.com, warta info umum berita daerah, merti bumi desa di wonokerto sleman tanggal 6 november 2017 cukup meriah. Acara juga di isi Pameran Alutsista Milik TNI AD sebagai wujud Kemanunggalan Rakyat.
Merti Bumi ini panitia manifestasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kemurahan rezeki, kesehatan dan keselamatan. Upacara tradisi seperti ini sudah lima belas tahun yang diadakan setiap 1 Sapar di Desa Wonokerto,Turi, Kabupaten Sleman
Selain rasa syukur tradisi ini juga terkandung muatan untuk berbagi kepada generasi muda untuk melestarikan seni dan tradisi budaya yang diharapkan mampu memahami tradisi masyarakat Jawa seiring perkembangan zaman.

PERAGAKAN ALUSISTA PANAH TNI MASA LAMPAU /MASA PERANG MELAWAN BELANDA
- Danrem 072/Pamungkas Brigjen Fajar Setyawan,S.I.P melalui sambutan teksnya, yang dibacakan Dandim 0732/Slm Letkol Djoko Sudjarwo Balai Desa Wonokerto tersebut di jelaskan, Bahwa banyak acara tradisi ritual di zaman modern sudah sering dilupakan bahkan ditinggalkan sehingga mulai kehilangan rasa cinta terhadap budaya sendiri.
Di samping itu kegiatan bertujuan untuk mengembangkan semangat dan motivasi masyarakat dalam mengembangkan potensi desa yang ada serta didalamnya juga merupakan tindak lanjut program TMMD 2017.
Dengan diselengarakan pameran tersebut, Danrem 072/Pmk menyatakan apresasi dengan diselenggarakan pameran yang melibat seluruh komponen masyarakat di desa Wonokerto.“Saya sangat apresiasi dengan diadakan pameran Alutsista yang dimiliki TNI.
Tentu juga tidak terlepas dari niat tulus untuk membangun hubungan sehat dan harmonis serta tetap terpeliharanya kemanunggalan TNI dan Rakyat dari sisi lain, akan memunculkan wawasan tambahan ilmu masyarakat dalam mengenal perkembangan alutsista yang dimiliki TNI. Dengan pandangan positip TNI ke depan agar kuat,hebat namun tetap dicintai rakyat.
Kades Desa Wonokerto Tomon Haryo Wirosobo menyatakan merupakan acara yang pertama kali di Indonesia dan pertama diinisiasi Pemdes.
Dengan diadakan pameran diharapkan akan memberi rasa aman dan bangga terhadap TNI maupun Polri. Selama diadakan kelima belas tahun, sebagaimana diungkapkan ada sesuatu yang dikomunikasi dengan alam.
Wonokerto daerah paling ujung dengan Gunung Merapi, paparnya saat memberikan komentar kepada awak media majalahburungpas.com, group. Di sela sela acara. Tim red
Sharing Berita
Berita Terkait
- Manfaat daun saga telik untuk burung
- Jumpa darat sedulur kung mania 'gelar sarasehan dan bahas seluk beluk hobi burung perkutut
- Pasca Pelantikan di Istana Negara Jakarta' Sultan HB X 'Ribuan Warga Jogja Ucapkan Selamat
- Ratusan Ayam Pelung Beradu Keindahan Suara Dalam Kidung Istimewa Cup 2
- Pak Gito Perangkat Desa Srimartani Sukses Beternak Bururng Puter dan Derkuku
- Inilah 10 bab dalam breeding perkutut ' umur muda saja sudah di boking
- Sicantik bisa di tonton dari puncak gunung ' Dimana itu ?
