Pengajian Kyai Kanjeng Cak Nun - Benyamin Mustangid Jadi Pencerah Warga Gunungkidul
benyamin-cak nun dan mustangid khusuk pengajian
Wonosari-media majalahburungpas.com, warta sosial dan ibadah, ribuan warga gunungkidul kamis 3 desember 2015 di lapangan semanu mengikuti siraman rokhani oleh Cak NuN dari Jogjakarta yang seperti biasanya di lengkapi musik dan gamelan Kiai kanjeng.
Pengajian yang di siarkan oleh tv swasta lokal ini cukup kondusif dan banyak menyimpan kesan yang mendalam bagi warga dalam pengajian tersebut karena biasanya warga hanya mengikuti cak nun lewan layat kaca atau TV tetapi kini bisa hadir sehingga jamaah lebih tahu tentang apa yang di sampaikan Dai kondang tersebut.
Cak nun menyampaikan cukup rilek yang di imbangi dengan pemikiran serta nalar yang masuk di akal tentang pemahaman Alquran dan kepemimpinan, kekhusukannya jamaah kadang sambil tertawa karena Cak Nun sering guyonan atau melawak sehingga jamaah terasa enjeoy menerima siraman rokhani dai tersebut.
selain mengedengarkan pengajian yang mengutip dalil dali al hadis Cak Nun pun sering menimpali dengan guyonan sehingga warga tetap tak mau beranjak badari tempat duduknya ketika di tanya cak Nun sampai mau jam berapa 'pengajian jamaah kompak pagi, maka cak Nun jawab saya yang tidak kuat, kalau bapak Ibu kan di tempatnyA sendi lha saya jauh papar suami dari kolopaking tersebut.

PENGAJIAN KIAI KANJENG 'MH AINUN NAJIB
Pengajian umum yang di hadiri sekira 6000 masa membuat Cak nun dan Benyamin Sudarmadi serta H. Mustangid makin gembira karena penyebaran agama islam kini semakin mudah di terima dan di praktekan dalam kehidupan sehari hari.

RIBUAN WARGA KHUSUK MENGIKUTI SIRAMAN ROKANI YANG DI SAMPAIKAN CAK NUN
Cak nun menyampikan saya di undang oleh juragane bakmi jawa dengan maksud agar warga gunungkidul kedepan imannya tetap kokoh, saya datang sebagai Dai tidak ada urusan dengan pilkada apalagi kampanye jelas tak ada, Kyai kanjeng resmi pengajian bersama warga 'papar Cak nun seraya menguraikan musik kyai kanjeng untuk di tabuh.
Dua warga setempat dan asal ponjong ikut menyanyikan lagu islami tombo ati dan lagu campursari. tim red
