Rabu pungkasan lemper raksasa di arak kemudian di sembelih dalam balai desa
LEMPER RAKSASA DALAM RABU PUNGKASAN 16/12/2014 DI SEMBELIH
Wonokromo-majalahburungpas.com, warta budaya selasa bulan sapar yang di kenal oleh warga desa wonokromo pleret bantul menjadi ajang peresmian dan puncak acara budaya rabu pungkasan.
acara tahunan ini semula hanya sederhana dan di lakukan oleh sekelompok kecil warga, tepatnya tahun 1990 an.Arak arakan sepanjang 1 km tersebut di awali sejak jam 19.00 wib dan sampai di balai desa jam 22.00, kemudian lanjutkan upacara dan sambutan panotia dan camat serta wakil dari pemda bantul.
Menurut salah satu anggota pengiring, Rahmad juga sekaligus anggota bregodo prajurit, yang mengawal acara tersebut susah payah dalam merintis telah di lalui, meski demikian kami tak patah semangat, dan pada gilirannya bisa berkembang tak sebatas hiburan dan tradisi akan tetapi sudah menjadi ajang pentas seni dan budaya untuk melestarikan budaya.

lemper sebelum di potong
Bahkan lanjut Rahmad even juga sebagai ajang siraman rokhani dengan menampilkan sholawatan dan lainnya jadi plusnya banyak, katanya seusai menggotong lemper di bali desa wonokromo pleret bantul 16 desember 2014 tersebut.
Terpisah camat Pleret mendorong agar kegiatan ini lebih di tingkatkan dan ini sebagai ikon desa, yang banyak manfaatnya . wakil bupati asekda 3 kabupaten bantul juga mendorong untuk di lestarikan sehingga kedepan negara lain tidak mengeklaimnya pungkasnya. "Fiq
