Foto- Foto semasa Gunung merapi meletus di pamerkan
Foto-foto saat Gunung merapi meletus di pajang
Majalahburungpas.com, Pameran foto tentang Merapi yang mengambil tema Spirit of Merapi berlangsung selama 25 hari, dari 5-30 Mei 2011 cukup semarak. Berbagai ragam karya foto terkait merapi terpampang di Jogja Galeri, jalan Pekapalan Yogyakarta. Dalam Pameran karya seni Foto tersebut menghadirkan 88 karya foto, 1 vidio dokumentasi serta karya Lukis pedampingan anak-anak semasa gunung merapi bergolak
Tampak salah satu jepretan Foto yang di ambil dari Dusun Kinahrejo, di kaki Merapi yang hijau oleh pepohonan, berubah gersang. Awan panas meluluh lantakkan semuanya.
Spirit of Merapi mencoba untuk untuk melihat kebelakang momen-momen penting baik bencana yang telah terjadi atau situasi merapi yang indah dan menyejukkan, dari periode 2005 – 2011. Pameran kali ini di ikuti fotografer dari dalam dan luar negeri A. Lesto P. Kusumo, narasumber kebencanaan di Kementerian Pekerjaan Umum; Diego Zapatero dan Rebeca Gomez Triana, warga negara Spanyol; Jose Antonio Alves Dos Santos asal Timor Leste; serta Michael Biswas dari Bangladesh.
Para Foto grafer meskipun dalam kesulitan saat di medan, dan ganasnya awan panas, semangat regu penyelemat korban Merapi juga diabadikan oleh Arif Wibowo. Serombongan pasukan khusus Angkatan Darat dan tim SAR menembus sulitnya medan. Masih banyak karya –karya yang sangat menarik, indah sejuk, juga suasana mencekam, mengerikan dan sungguh sangat luar biasa bisa kita nikmati dalam pameran foto-foto tersebut.
Erupsi Merapi banyak menelan kerugian nyawa, harta dan benda namun dibalik itu menyimpan berkah yang sangat luar biasa. Semangat penduduk, anak-anak untuk terus bertahan hidup menjadi momen yang bias memberi inspirasi serta semangat yang nyata. Kehidupan mereka diabadikan dengan sangat menyentuh perasaan, dan sangat menarik, ada juga yang humanitis oleh para fotografer. Banyak karya fotografi dengan mengambil sudut-sudut pandang yang amat tidak biasa sehingga sangat menarik untuk dinikmati.
Diharapkan pameran ini mampu mampu membuka telingga dan mata untuk menumbuhkan rasa kepekaan dan kepedulian terhadap sesame. Hasil penjualan foto kedepan akan disumbangkan untuk korban Merapi, meskipun pameran sudah hamper selesai, tetapi minat pengunjung masih saja berkeru,mun menyaksikan foto-foto tersebut. (sba)
