Menggunakan Pola Pembinaan Dalam Strategi Breeding Merpati
TELUR MERPATI DALAM SUSUHNYA
www.majalahburungpaas.com,warta merpati rangkuman ilmiah, Ketika seseorang merencanakan pada pengembangan burung merpati, atau memindahkan telur bagi sepasang piyik merpati asuh, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menempatkan pasangan asuh itu ke dalam siklus bertelur yang sama.
Mengapa hal ini di rasa penting, maka ketika kita berbicara tentang telur dan embrio ? jelas Hal ini amat penting karena sumber makanan yang paling penting bagi piyik betina yang baru menetas adalah susu merpati.
Susu merpati adalah zat dikembangkan dalam tembolok merpati induknya, oleh sebab itu hasil muntahan induknya dan diumpankan ke anak merpati sangat berguna bagi perkemgangan piyik
Efek dari muntahan tersebut, anak-anak merpati, akan cepat serta cukup mengembang, bahwa piyik sangat membutuhkan proses yang akan melewati pakan langsung dan grit yang di santap anak-anak merpati dimana hal ini dapat dilihat pada transparan squabs.
Nach cara terbaik dalam menangani dan memastikan pasangan asuh yang semirip selain sama besarnya nmaun tidak lebih dari 3-4 hari menjelang bertelur dalam jumlah pasangan.
Penting untuk di fahami bahwa pembinaan dapat memberi kemampuan induk berkualitas dalam hal ini untuk menghasilkan lebih dari satu putaran telur dari sepasang merpati.
Dalam beberapa induk yang mendorong keberhasilan yang disebut "Pumpers". Istilah "Pumpers" itu mungkin karena pada dasarnya diadopsi pasangan asuh yang memompa anak-anak dengan susu dan pakan merpati, tetapi bukan indukk hasil biologis dari anak-anak.
Dalam sistem breeding merpati secara alam, maka sering indukan akan bergerak sedang anak-anak yang pasangan lain yang mungkin hanya memiliki satu anak serta membiarkan mereka mendorong indukannya lebih mendorong kepada keberhasilan.
Apa yang harus dipertimbangkan dalam pasangan induk asuh atau " Pumpers ". maka jelas apa yang harus dicari dan di evaluasi saat memilih burung ras dan peternak adalah perlunya kejelsan induk berkualitas.
Jika anda berencana untuk menggunakan sistem yang mana burung ras dapat di prediksi dapat menaikkan gen, maka. Pertimbangkan untuk kembali membuat mereka Pumpers yakni telur dari peternakan dikandang penting mendapat perhatian serius.
Mencatat pada perilaku bersarang merpati ras maka merpati yang memberi makan anak-anak mereka tentu sangat baik dan tetap ketat. Di saat dalam susuh atau masih dalam sarangnya maka perilaku merpati induk dan anak nsangat baik untuk dicatat.
Merpati yang melarikan diri ketika mengganggu ke sarang mereka tidak boleh dianggap sebagai Pumpers .
Jika memiliki ruang dan ingin tetap Pumpers, serta untuk tujuan tunggal membesarkan anak-anak, maka notasi ini akan dapat membantu dalam memilih merpati dari kandang lomba Pumpers harus berusia antara 2-6 tahun dan Jangan di gunakan saat merpati masih berusia sebagai Pumpers.
Tujuan adalah untuk memberikan anak yang masih muda merupkan awal terbaik dan. Jika ini adalah tujuan para penangkar, maka kita tidak harus menggunakan burung yang sudah terlalu tua sebagai Pumpers.
Ada berbagai strain kanker dan kekebalan terhadap kanker yang diwariskan melalui air susu merpati. Sebuah kandang dengan merpati yang sehat bisa saja terkena strain kanker bahwa kandang tidak kebal, dan hanya dengan menambahkan maka hal itu merupakan pembawa strain yang berbeda.
Ini adalah alasan lain untuk menggunakan Pumpers yang berusia antara 2-6 tahun . Sistem kekebalan tubuh merpati akan tampil di tingkat yang lebih tinggi kemudian akan menjadi lebih baik bagi anak-anaknya. (Wawan Purdianto)
