Sekjen Gerindra “Waspadai Kecurangan Dalam Pemilu 2014”


SUHARDI PEMBEKALAN TERHADAP PARA KADER GERINDRA JELANG PEMILU 2014

Media online majalahburungpas.com tak hanya mengulas dan meliput dunia hobi burung saja namun sesuai halaman  pada info umum juga ada warta di luar hobi burung.

Nach posting kali ini, redaksi menyorot kegiatan politik dimana menjelang pemilu 2014 sudah mulai menghangat, oleh sebab itu salah satu parpol kontestan pemilu 2014 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terus memantapkan langkahnya.

Langkah tersebut diantaranya dengan memberikan pembekalan kepada seluruh calon legislative dari Partai berlambang kepala Garuda ini agar nantinya target perolehan suara di masing-masing daerah pemilihan dapat tercapai.

Lebih dari itu target minimal dua kursi DPR RI akan dapat terpenuhi.Dalam menyongsong Pemilu 2014, Partai Gerindra tidak hanya menargetkan perolehan sauara.

Akan tetapi partai yang dikomandani Suhardi  juga bertekad mengusung presiden sendiri.

Sehingga dengan perolehan suara yang signifikan maka keinginan Partai Gerindra meloloskan Prabowo menjadi presiden dapat berjalan mulus.

Ketua DPP Partai Gerindra, Suhardi, dalam pembekalan caleg yang berlangsung di Pendopo rumahnya mengatakan ada 7-8 bupati/walikota hingga gunernur yang diusung Partai Gerindra berhasil dalam pemilukada di beberapa daerah.

Seperti di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumbar barat, Alor, Sikka, Gubernur Jawa Timur, Walikota Bandung, Walikota Kediri dan walkota Malang.

“Hal ini merupakan kabar gembira sekaligus angin segar bagi Partai Gerindra. Sehingga hal ini dapat kita jadikan modal dalam menyongsong pemilu 2014. Namun begitu kita boleh lengah karena perjalanan yang sesunguhnya, yakni mengantarkan Prabowo menjadi presiden menjadi target utama Partai Gerindra” tutur Suhardi dihadapan ratusan caleg Partai Gerindra.

Lebih jauh ayah dari tiga anak ini mengungkapkan di DIY ada 2,1 juta pemilih yang tersebar dalam 8.000 TPS. Hal ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi para caleg guna memcapai suara yang ditargetkan Partai Gerindra.

Oleh karenanya Suhardi berharap hendaknya para caleg mampu memperbanyak tumpeng-tumpeng baru. Di mana tumpeng-tumpeng ini sebagai simbol pertumbuhan Partai Gerindra.

Dengan telah terbentuknya tumpeng-tumpeng baru tersebut hendaknya terus dijaga, jangan sampai terpecah-pecah menjadi kecil. Yang artinya antar caleg diharapkan tidak saling menjegal satu sama lainnya.

“Mengingat ada 8 caleg DPR RI yang berasal dari DIY berarti setiap harinya ada 8 kali gerakan, yang mana gerakan tersebut harus dilakukan secara terus menerus. Gerakan-gerakan itu pun harus didukung semua caleg dan semua unsure yang ada” imbuh pria kelahiran Klaten ini.

Ditambahkan Suhardi menjelaskan di DIY 300 ribu mahasiswa, yang mana mereka oleh ketua DPD Partai Gerindra di masing-masing daerah dihimbau agar melakukan koordinasi dengan Partai Gerindra di DIY. Dan dukungan tersebut maka pihkanya semakin yakin Gerindra akan semakin mudah mendapatkan suara sesuai yang ditargetkan.

Sementara itu Sekretaris Jendral DPP Gerindra, Ahmad Muzani mengungkapkan berdasarkan pengalaman pada pemilu yang lalu banyak terjadi kecurangan-kecurangan ketika kotak suara akan di bawa ke tingkat desa, Oleh karena itu perlu adanya saksi-saksi yang cukup guna mengantisipasi kecurangan tersebut.

Saksi-saksi itu nantinya seharusnya ditempatkan tidak hanya di dalam TPS namun juga di luar TPS.

Bila di DIY ada 8.000 TPS, lanjut Ahmah Muzani, maka setidaknya diperlukan 16.000 saksi yang diambilkan dari ranting-ranting Partai Gerindra. Sehingga tingkat kecurangan dapat diminimalisir.

Dan untuk itu, DPP Partai Gerindra dalam waktu dekat akan melakukan pendidikan bagi calon guru saksi. Mereka nanti dididik di Jakarta yang selanjutnya mereka akan memberi pembekalan kepada seluruh saksi di daerah.

“Oleh karena itu kita semua harus mewaspadai terjadi kecurangan. Karena hal ini jelas merugikan kita semua. Dan kecurangan tersebut sering terjadi ketika dalam perjalanan dari TPS ke PPS” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Ahmad Muzani juga berharap hendaknya para caleg tetap bersatu, jangan saling menjegal. Lebih dari itu perolehan suara yag ditargetkan dapat tercapai sehingga nantinya suara di DPR RI dapat terpenuhi sebagai bekal  pencapresan Prabowo. "anjar

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


0){; ?>

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi