Sentra Gurameh di lahan kering di orbitkan
Dardiri di kolam ikan gurameh yang pakai terpal/plastik
Bantul-majalahburungpas.com, beternak ikan gurameh sangat menguntungkan. Seperti halnya yang di lakukan oleh bapak Daldiri yang berada di dusun Pencit Rejo Terong Dlingo Ia sudah melakukan bididaya ikan sejak pasca gempa bumi 2006 yang lalu.
Usaha ini di jalankan mengingat bantuan terpal saat itu jumlahnya banyak, sehingga sebagian juga di gunakan untuk rumah sementara akibat gempa, selain di pakai untuk alas kolam ikan gurameh yang ada di dusunnya. Daldiri menguraikan, jumlah kelompok tani ikan di dusunnya ada 30 orang, baik lele serta gurameh tersebut.
Dalam memelihara ikan ini, dirinya justru yang terbanyak karena jumlah kolamnya mencapai 14 kolam plus penetasan 1 buah. Untuk mengisi kolam miliknya Daldiri sementara mendatangkan telor gurameh yang kemudian saya tetaskan sendiri “jelasnya.
Berkembangnya ikan di kelompok tani ternak ikan di daerah ini Ia lantas berfikir dan berharap agar kegiatan masyarakat dapat di bina oleh pihak pemerintah yang terkait, selain juga berusaha mencari bantuan agar petani makin berkembang.
Bapak Daldiri juga menyampaikan prospek usaha ikan darat sangat menjanjikan selain ikan mudah di budidayakan oleh siapa saja.
KOLAM DI MUSIM KEMARAU
Dalam melakukan beternak terutama di saat musim kemarau kolam yang minim air tersebut di lakukan pengangkatan air dari sumur rumah tangga dengan memakai pompa air satu bulan sekali tetapi itu setelah kolam ikan di sedot untuk di buang kotorannya, kemudian baru di isi kembali seperti semula.
Bapak berputra 3 ini juga menambahkan agar kelompok bisa maju sebulan sekali diadakan pertemuan rutin untuk membahas keberadaan usaha perikanan.
Saya berusaha memaksimalkan pembibitan gurameh, sebab permintaan cukup tinggi selain propek konsumsi juga sangat di cari.
Saya sudah terbayang, apabila memiliki induk sendiri kedepan daerah kami bisa menjadi sentra gurameh di lahan kering yang kemungkinan besar akan menjadi jujugan para pedagang dan pencari ikan tersebut.
Nah dengan maksimalnya pembibitan, setidaknya kedepan dapat mengurangi biaya pengeluaran di samping kami juga bisa lebih fokus untuk mengembangkan “Kata Dardiri yang juga bekerja di balai penyuluhan pertanian Dilingo tersebut. liputan visualnya dapat di lihat di pas tv "Team red”
