Menanam cabai di lahan kering "apa bisa ?
AGUSTINUS DI LAHAN KERING MENUJUKAN HASIL TANAMAN CABAINYA
Laporan dunia pertanian, sajian majalah burung pas.com, sudah lazim petani menanam lombok dalam tanah yang subur dan basah. Berbeda dengan petani yang satu ini lahan kering malah di pakai untuk menancapkan bibit lombok. Lokasi yang di pakai berada di pegunungan atau bukit Srandil, Dusun Tlahap Kledung Temanggung Jawa Tengah.
Agustinus Suparto, yang memiliki ide tersebut kini makin tergugah dengan lahan kering yang bisa di manfaatkan untuk bertani. Lokasi yang di tanami cabai ini seluas 1500 meter dengan bibit cabai sejumlah 3500 meter persegi dan sebagian sudah panen.
LAHAN KERING JADI PRODUKTIF
Tips memanfaatkan lahan kering tersebut memang telah di rancang agar tanah di saat musin kemarau seperti sekarang mampu menjadi lahan yang produktif, tentu saja tanah yang kering ini telah di gemburkan terlebih dahulu dan tidak asal di tanami. Langkah membuat gembur tanah di mulai saat tanah masih setengah basah menjelang musim kemarau.
PAKAI PLASTIK POLIBACK
Tanah yang telah di siapkan di buat petak-petak dengan ukuran yang sama, selanjutnya tanah di tutup dengan plastic poliback berwarna hitam sesuai ukuran tanh yang telah di sipakan selain yang telah di lobangi sebagai tempat untuk menaruh bibit. Dengan melakukan kerodong tanah pakai poliback dan memasang saat masih basah, ternyata tanah mampu menahan air sehingga tidak kering kerontang.
HEMAT AIR
Ketika majalah burung pas.com ini mengamati tanah itu waooo ternyata memang benar, sehingga layak lahan kering bisa di sulap menjadi lahan subur. Bapak Agus Suparto setelah menyiapkan lahan itu dengan tips barunya lantas tanah di tanami bibit cabai satu lobang minimal satu bibit.
Ia menguraikan ilmu yang di jalankan ternyata mampu menghemat air, namun tanaman tidak layu dan subur pengalaman ini bisa di tiru oleh petani yang lain. Sistem ini bisa di terapkan bukan sebatas tanaman cabai saja . “ Papar Suparto yang juga menjadi peternak burung anggungan tersebut.* Red *
