Bibit tanaman kelengkeng di bagikan secara gratis ?
Tanaman hasil budidaya di tabulampot sangat subur
Warta pertanian tanaman keras liputan majalahburungpas.com,terhitung pertengahan 2011 silam Prastiyanto mengembangkan lahan pembibitannya di desa Gedongan Piyungan seluas 150 m2. Selain itu ia juga memberdayakan warga sekitar agar mau memanfaatkan lahan pekarangan guna membudidaya tanaman keras buah kelengkeng.
“Saya bercita-cita masyarakat dapat penghasilan tambahan dengan menanam pohon kelengkeng. Sebanyak 25 batang telah saya bagikan secara gratis, di tahap pertama. Berikutnya semua warga , sebanyak 80 KK juga akan mendapatkan. Sehingga nantinya satu kampung akan menanam atau memiliki pohon kelengkeng yang ke depannya dapat dijadikan desa wisata kelengkeng” harapnya.
Pras juga menceritakan awal memperkenalkan budidaya kelengkeng di tempat barunya juga mendapat penolakan. Warga masih belum percaya pohon kelengkeng dapat berbuah bila ditanam di dataran rendah seperti desa Gedongan Piyungan. Terlebih hingga saat ini belum ada contoh atau bukti keberhasilan budidaya kelengkeng di sekitar Gedongan.
Meski ada yang menolak tetapi Pras bersyukur masih ada beberapa warga yang bersedia menanam atau membudidayakan. Ia yakin lambat laun desa Gedongan akan menjadi sentra buah Klengkeng. “Di perbatasan desa ini, yakni Krasakan Jogotirto Berbah yang terbukti sudah menjadi desa buah jambu Dalhari. Di tahun mendatang Gedongan saya berharap bisa dijadikan sebagai salah satu sentra desa Kelengkeng” pungkas Prastiyanto. “Anjar
