Sumber Daya Manusia Sebagai Kunci Pengembangan Museum


PARA PANELIS DALAM WORK SHOP TENTANG MUSIUM

Bulaksumur,Majalahburungpas.com Seiring perkembangan, meseum tidak lagi hanya bertahan dalam kedudukannya sebagai lembaga pelestari koleksi benda.

Namun dalam perkembangan terakhir, dalam era Informatika dan Globalisasi ikut menyeret museum ke dalam dunia konsumerisme, sehingga mau tidak mau meseum harus harus beradaptasi dengan situasi ini. Hal ini diungkapkan Daud Aris Tanudirjo, dalam workshop pengembangan museum di Balai UC.

Oleh karenanya, lanjut Daud, pameran museum merupakan bagian penting. Dengan pameran dapat terjadi komunikasi. Dan melalui pameran masyarakat akan mengetahui identitas museum atau sebaliknya museum dapat merefleksi keberadaannya di tengah masyarakat.

“Di kalangan ahli museologi ada keyakinan bahwa pameran merupakan kegiatan puncak dari  museum. Semua aktifitas museum, mulai dari penelitian, konservasi, pendidikan maupun pelibatan masyarakat akhirnya bermuara pada pameran” imbuhnya.

Sementara itu Indra Bastian mengatakan museum merupakan tempat berkumpulnya orang. Oleh karena itu pengelola museum harus pandai-pandai memenej pengunjung yang datang ke museum sehingga meseum yang selama ini jarang mendapat kunjungan akan dijadikan tujuan wisatawan.

Lebih jauh Indra menuturkan adanya beberapa hambatan yang terjadi dalam pegembangan museum antara lain adanya kepentingan penguasa public dan stagnasi motivasi sumberdaya manusia, untuk itu sebagai solusinya Indra menyarankan adanya selarasan strategi pengembangan museum dengan kepentingan penguasa, guna pengembangakan sebuah museum.

“Kunci perubahan museum bukan pada besar kecilnya dana, tetapi pada pengembangan dumber daya manusianya”tegas Indra. anjar

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


0){; ?>

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi