H.Prabukusumo akan punya gawe


H.PRABUKUSUMO SpSI AKAN PUNYA GAWE MANTU

Media online majalahburungpas.com, Gunungan wadon akan di pertontonkan dalam rangka pernikahan tanggal 18 agustus 2013 malam di gedung JEC oleh H.Prabukusumo. 

Acara pembuatan gunungan wadon atau darat yang di rancang ini terobesesi ingin melestarikan adat dan budaya luhur, di samping karena membuat gunungan asli yang terbuat dari hasil pertanian  nilainya cukup tinggi, oleh karenanya nantinya gunungan untuk yang satunya terbuat dari strofoom (gabus).

Untuk asli akan menghabiskan sekitar 6 juta, oleh sebab itu saya penginnya ada sesuatu yang dapat di tontonkan kepada pengunjung yakni  menggelar adat budaya warisan leluhur dengan biaya terjangkau.

Sebenarnya  dari awal mau asli semua tetapi karena ada beberapa hal dan pertimbangan, maka yang satunnya hanya jiplakan yang terbuat dari Strofoom yang warna warni “kata Prabukusumo kepada majalahburungpas.com 24 Juli 2013 di rumahnya tersebut.

Pasca prosesi  pernikahan putrid saya gunungan akan saya bawa ke Kraton agar dapat di lihat masyarakat umum yang tentu saja agar dapat menjadi inspirasi dan pelesarian budaya adat tetap lestari

Pembuatan gunungan ini tentu saja mengkombinasikan beragam warna dan ini seperti halnya Grebek Kraton Ngayogyokarto. Terkait  warna itu membutuhkan banyak sekali sebab untuk satu warna saja ada  650.

Bayangkan ada 6 warna, kuning, hitam, putih, hijau dan lain lain, nah terkait warna warni ya pada intinya warna tersebut sebagi lambing dan bertujuan untuk kebaikan “papar ketua Koni DIY tersebut.

Acara pernikahan anak ke tiga Raden Hira Juwita, Prabuputri  merupakan sarjana arsitek Ugm yang di persunting pria dari putra jawa lahir Sumatra.

Untuk upacara panggih di rumah saja, kemudian calon suami putra Jawa Kelahiran Sumatra, bernama  Amanta Wijaya Kusuma sedang bapaknya  atau calon besan adalah Brijend polisi wisnu amat sastro, sedang istrinya Mutiara Sitompol  asli dari suku batak Sumatra Utara.

Terkait upacara sebelum resepsi maka acara adat pangih  akan di lakukan pada tanggal 15 Agustus pagi dan pada tanggal 16 merupakan siramannya, kemudian resepsinya di JEC 18 Agustus malam “pungkas Prabukusumo kepada media PAS ini. My/fid

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi