Suka duka menjadi pedagang burung' burung bernilai jual tinggi lepas ?


HARTOKO DI KANDANG/PENAMPUNGAN KENARI DI RUMAHNYA

Hobi burung muatan, majalahburungpas.com, Hartoko merupakan pedagang serta penyedia beragam  burung ocehan yang ini awalnya membuka usahanya di pasar  Ngasem Yogyakarta.

Namun semenjak Pasar Burung  Ngasem pindah di Jalan Bantul atau di pasar satwa “PASTY, maka seluruh dagangannya juga ikut di pindah.

Ketika media ini menyempatkan bincang-bincang di lokasi Shoow  room burungnya,  pria ini memaparkan, hasil dari penjualan beragam burung itu dapat menjadikan keluarganya mapan, selain  juga sebagai wadah untuk menggantungkan pendapatan agar dapur selalu ngebul.

Suka duka menjadi pedagang burung, Hartoko juga mengakui, bahwa resiko usaha itu ya pas ada,  terutama saat memiliki burung yang bagus dan berjual harga jual tinggi, ehc malah mati,  bukan hanya ini oom.. sewaktu mengawali usaha, shoo pasti, juga pernah tidak laku dan harus nombok selama berminggu-minggu kenang Hartoko kepada majalahbburungpas.com ini.  

Jerih payah menjadi pedangan burung juga tak sebatas di atas itu, tetapi ketika memiliki burung yang bagus, eehh tidak krasan sama saya dan, sayang lepas,sehingga untung tak dapat di raih “kata Pria tersebut.

Nah seiring dengan usaha makin di kenal, maka Hartoko juga mencetuskan untuk membuka breeding ocehan, seperti burung love bird kepala mas, Kenari dan berbagai burung ocehan yang lain.

Kini Hartoko sudah melakukan penjodohan, selain dalam penambahan kandang ternak di Senggotan Bantul Yogyakarta.  “PUR”

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


0){; ?>

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi