Burung Trotokan Yang Selau di Sayang Warga ' Hutan Kian Mungkret
BURUNG BERKICAU TROTOKAN KIAN MENIPIS
Media hobi majalahburungpas.com, seiring kegemaran warga dalam memElihara hewan piaraan terus berkembang berimbas terhadap jenis jenis burung lokal yang di pelihara di rumah, ternyata di hutan makin menipis dan berdampak alam makin sepi.
Seperti halnya di hutan hutan dan desa desa yang di telisik oleh tim media majalahburungpas.com di 3 titik yakni Gunungkidul, Bantul dan hutan kaliurang ternyata cukup mengejutkan.
Di daerah ini seperti burung jenis Trotokan atau Trucukan kian menipis, hal ini karena penjaringan burung marak.
Kini makin menipisnya stok alam para penjaring pindah pindah di luar DIY, bahkan sampai wilayah yang lain di luar Jogja.
Dalam bisnis hobi memang cukup menggiurkan sebab bisnis ini tak ada standar harga, artinya semakin minat dan bagus yAng di incar penghobi dan pembeli berapaun kocek akan di rogoh nah inilah yang membuat dunia hobi tak pernah sepi untuk di terjuni.
Burung asli Indonesia ini banyak di gemari dan di sayang warga karena kicauannya yang ciamik bandul bandul serta memiliki daya jual yang cukup lumayan.
Seekor bakal trucukan harga pasaran sudah tembus Rp.25.000-30.000 kemudian Harga burung akan meroket bila kicauannya lebih komplit selain di masukan dalam kontes berkicau.' run/ym
