Pemkab Sleman Gelar Pelangi Budaya Bumi Merapi
Dok. Foto, "Ilustrasi Kesenian rakyat
SLEMAN-media online majalah burung pas.com, anda warga di Sleman dan suka seni ? berikut agenda di penghujung tahun 2011 yang terkait dengan kesenian tersebut. Pemkab Sleman kembali akan menggelar event wisata budaya yang cukup besar yang dikemas dengan tajuk “Pelangi Budaya Bumi Merapi”.
Event ini akan dibarengkan dengan pelaksanaan Festival Kesenian Sleman, Sabtu – Minggu, 19 dan 20 November 2011 di Lapangan Candibinangun Pakem Sleman. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disbudpar Sleman selaku Ketua Umum Panitia, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, MA, Selasa 8 November 2011 di kantornya Jl. KRT Pringgodiningrat No.13 Beran Tridadi Sleman.
Event yang digelar selama dua hari berturut-turut tersebut dimaksudkan agar lebih menggairahkan semangat warga masyarakat Sleman pada khususnya dan DIY pada umumnya di sektor seni, budaya dan pariwisata. Namun demikian yang jauh lebih penting adalah sebagai upaya untuk merevitalisasi dan menginternalisasi potensi budaya yang secara riil ada di masyarakat.
Diharapkan event tersebut mampu menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara, yang diharapkan menjadi testimoni bahwa kawasan lereng Merapi sudah benar-benar aman untuk beraktivitas wisata.
Sementara itu Kepala Seksi Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Disbudpar Sleman selaku Koordinator Publikasi Wasita, SS, M.AP mengungkapkan bahwa gelaran event Pelangi Budaya Bumi Merapi tersebut berisi agenda-agenda pilihan yang benar-benar layak tonton dan menjadi hiburan bagi warga masyarakat dan wisatawan.
Adapun agenda-agenda tersebut dikemas sebagai berikut, Sabtu 19 November 2011 pukul 10.00 Festival Dolanan Anak Tradisional, pukul 14.00 WIB Kirab Budaya, pukul 15.30 WIB Pembukaan Festival Kesenian Sleman, dan pukul 19.00 WIB Pentas Karawitan Siswa dan Sanggar serta Pentas Dalang Cilik. Sedangkan pada hari Minggu 20 November 2011 pukul 10.00 – 17.00 WIB Pentas Seni Tradisional Kerakyatan.
SEBAGAI AGENDA PAVORIT
edangkan kirab budaya berjarak 2,5 km yang diharapkan menjadi agenda favorit bakal diikuti oleh berbagai sekolah, pelaku pariwisata dan berbagai komunitas seni budaya. Meskipun demikian pihak panitia masih membuka kesempatan kepada institusi atau pelaku pariwisata dan komunitas seni budaya yang lain baik di Sleman maupun luar Sleman untuk turut bergabung secara mandiri dalam kegiatan tersebut.
Pihak panitia mempersilahkan ajang tersebut dimanfaatkan sebagai wahana promosi dengan mengemas sesuai visi misi dan ciri khas institusi masing-masing. Keikutsertaan secara mandiri dibuka dan dibatasi hingga tanggal 15 November 2011.
Pentas karawitan siswa dan sanggar Sabtu 19 November 2011 pukul 19.00 WIB berasal dari Siswa MTSN Sleman Kota, sanggar karawitan “Sang Bumi” asal Minomartani Ngemplak Sleman, dan kesenian sumbangan dari Dinas Pariwisata Propinsi DIY. Pentas dalang cilik dilakukan oleh dalang Ki Bayu Probo Prasongko Aji yang merupakan siswa kelas 8 SMPN Kalasan asal Sanggar Lampis Ireng Purwomartani Kalasan dengan lakon “Kongso Adu Jago”.
Pentas Seni Tradisional Kerakyatan Minggu 20 November 2011 pukul 10.00 – 17.00 WIB oleh kesenian Dayakan “Siswo kawedar” Wonosari Wonokerto Turi, Trengganon asal Parakan Sendangsari Minggir, Peksi Moi asal Sokawetan Bangunkerto Turi, Rampak Butoasal Kawedan Bangunkerto Turi dan Jathilan asal Candibinangun Pakem.- “patma witana*
Sharing Berita
Berita Terkait
- Sektor pariwisata Sleman pasca merapi kembali menggeliat
- Tour merapi 2011 meriah
- Indonesia menjadi tuan rumah komite perlindungan warisan budaya tak berbenda
- Bregada Prajurit Purbaya Sleman Raih Dua Penghargaan di TMII
