Pembekalan bagi pengelola desa wisata DIY dapat memicu jumlah kunjungan wisatawan
NARA SUMBER DIKLAT KEPARIWISATAAN DARI DINAS PARIWISATA,DAN EKONOMI KREATIF
Yogyakarta-Majalahburungpas.com, Peningkatan SDM bagi pelaku desa wisata di DIY Senin 11 November 2013 di Cakra Kusuma mendapat perhatian serius dari peserta Diklat.
Menurut informasi dan sumber yang memberitahukan kepada media ini, sebanyak 30 Peserta dari 4 kabupaten dan 1 kotamadya di Jogja tercatat sebagai peserta diklat selama 3 hari.
Acara yang di selenggarakan bekerjasa sama dengan Jogja Tourism Training Cantre,Dinas kebudayaan kepariwisataan,Asita ini di buka kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif badan pengembangan sumber daya langsung dari Jakarta.
Dari sejumlah agenda pembekalan Joko Kuntoro, marketing dan seluk beluknya. Sekertaris Kebudayaan dan Pariwisata DIY, menyampaikan potensi wisata DIY dan sekitaranya, M Sutena, mengupas kesehatan di dalam pengelolaan kepariwisataan, sedang Wartadi SH. Mengupas menyajian menu makanan dan Minuman, Bosco Aryo membawakan materi Hokeping,ketika menerima tamu menginap terkait kebersihan dan kamar tidur tamu.
Ada hal yang menarik dari sejumlah agenda yang di sampaikan para nara sumber bahwa selain full day di kelas peserta juga di ajak study banding di wilayah Magelang dekat Candi Borobudur sehingga akan menambah wawasan peserta, terlebih mereka selama ini telah menjalankan sebagai pengelola desa wisata di tempatnya masing - masing.
Pembekalan Kepariwisataan bagi pengelola desa wisata tersebut juga terdapat beberapa peserta dari luar DIY yakni dari Propinsi Papua. Peserta diklat mengaku sangat yakin dengan materi yang di sampaikan akan dapat meningkatkan jumlah kunjungan di desa wisata yang selama ini di kelola. "Pur/sg
