Asyiknya Terapi Ikan di Kebun Binatang Gembira Loka


bonbin gembiraloka

      Jogjakarta- majalahburungpas.com news wisata tempat wisata Gembiraoka berlokasi di tengah-tengah kota, nama Kebun Raya dan Kebun Binatang ini sudah begitu familier di langan par encinta dunia wisata. Wahana wisata yamg menawarkan keanekaragaman flora dan fauna ini sangat disukai para wisatawan mulai dari anak-anak sampai orang tua. Sehingga tak mengherankan jika loka wisata ini menjadi tujuan favorit liburan keluarga, apalagi saat liburan panjang menjadi salah satu jujugan.

      Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka seolah tak henti memikat wisatawan. Mulai dari anak-anak bahkan orang tua. Baik pengunjung lokal Yogyakarta ataupun peserta tour dari luar kota. Keberagaman aneka satwa yang ada di dalamnya seakan menjadi daya pikat tersendiri. Terlebih binatang besar seperti gajah, onta, banteng, kudanil, kuda, dan semenjak bertambahnya jenis satwa di taman reptil serta adanya wahana air menjadi lebih menarik.

      Selain menawarkan edukasi dan rasa cinta kepada anak-anak tentang flora dan fauna,Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka kini menghadirkan wahana therapi bagi setiap pengunjung. Yakni, therapi ikan ghara Rufa. Ikan sejenis wader ini didatangkan dari Amerka Latin.

      Humas KRKB Gembira loka, Suharti menjelaskan di wahana air seluas 300 m2 ini setiap pengunjung disuguhi aneka permainan ikan. Seperti kolam tangkap, kolam sentuh, kolam araphaima hingga therapi ikan. Adapun manfaat dari therapi ini antara lain unutk memperlancar peredaran darah serta menghilangkan rasa capek-capek.

      Untuk menikmati sensasi sentuhan ribuan ikan ghara Rufa, Suharti menambahkan, setiap pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp 20.000,-/orang. Selama 10 menit pengunjung akan merasakan pijatan atau sentuhan ikan-ikan ghara Rufa. Di mana setiap pori-pori kulit yang mati akan diserbu/ dibersihkan oleh puluhan ikan ini. “Namun yang di therapi hanya bagian kaki, lutut ke bawah” ujarnya.

      Meski therapi ini berfungsi untuk kesehatan, Suharti tidak lupa mengingatkan, bagi setiap pengunjung yang memiliki luka, terutama luka bakar, agar tidak mencoba therapi ikan. Karena ikan ghara rufa  sangat menyenangi daerah yang luka atau bengkak. Sehingga dikhawatirkan potensi lukanya akan membesar. “Sebenarnya therapi ini cocok untuk siapa saja. Baik anak-anak bahkan orang-orang lanjut usia” katanya.

      Menurut Suharti, animo masyarakat terhadap therapi ikan  sangat tinggi. Di hari-hari biasa sekitar 20 wisatawan dipasti memanfaatkan fasilitas therapi. Sedangkan di hari libur peminatnya akan mengalami peningkatan hingga 10 kali lipat.

      Dan bagi pengunjung yang hendak menggunakan therapi  diwajibkan mengikuti aturan atau petunjuk petugas. Sebelum melakukan therapi, pengunjung harus melakukan netralisasi kulit terlebih dahulu. Kulit harus dicuci, dibersihkan dengan air hangat untuk menghilangkan efek-efek dari penggunaan kosmetika. Seperti hand body, pelembab atau yang lain. Dengan demikian ikan-ikan tidak akan teracuni dan dapat menyentuh pori-pori kulit yang mati. Begitu juga sebaliknya. Setelah therapi kulit kembali dibersihkan.

      Untuk sampai di lokasi therapi ikan, setelah dari pintum asuk pengunjung harus menyusuri area kebun, kemudia turun ke bawah. Dengan mengikuti petunjuk arah, pengunjung akan menemukan wahana air. Di sinilah tempat therapi ikan. Karena tempatnya memang menyaut dengan wahana air. Atau tepatnya di depan taman reptil dan amfibi.

      Bagi pengunjung yang belum pernah mencoba therapi ini mungkin akan terasa agak nyeri atau minimal geli. Tetapi setelah beberapa menit berlalu rasa geli itu akan hilang dan berganti rasa enak. Apalagi seusai therapi badan terasa ringan dan segar.  Oleh karenanya bagi Anda yang penasaran, Anda layak memcobanya. Selamat mencoba dan bersenang-senang di KRKB Gembira loka. Gembira loka yang berarti tempat untuk bersenang-senang ini buka dari jam 08.00-16.00 wib. Anjar/fid 

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


0){; ?>

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi