Pil pahit di telan team merah putih, Bahrain unggul 2 Indonesia Nol
kesebelasan Bahrain unggul 2, Merah putih nol
Warta nasional sepak bola, sajian pertama majalah burung pas.com, ternyata menelan pil pahit itu bukan hanya orang yang sakit, tetapi team nasional sepak bola Indonesia Selasa 6 Setember 2011 juga dapat di kata telah menelan pil yang pahit dalam laga pra piala dunia di Jakarta yang di siarkan langsung oleh stasiun Sctv.
Betapa tidak perjuangan yang hampir mulus di babak pertama tapi Eee... Ketika di perpanjang satu menit, malah penjaga gawang Indonesia lengah dan mampu di jebol team kesebelasan asal Bahrain, kemudian berubah kedudukan 0 untuk Indonseia dan 1 untuk Negara Arab tersebut.
Sebenarnya di babak pertama team merah putih mampu memperlihatkan peforma yang oke di hadapan Presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, yang mensuport dengan membeli tiket sepak bola pra piala dunia, di stadion senayan Jakarta tersebut.
Di babak kedua pemain merah putih kembali di jebol, sehingga Bahrain unggul menjadi 2 lawan 0 untuk Indonesia.
Para penonton sempat kecewa karena team kesayangannya yang melawan jago-jago pendatang justru kalah telak.
Bahkan saking kecewanya, sebagian penonton membunyikan petasan sehingga hampir saja pertandingan di bubarkan, beruntung sisa 15 menit dapat di lanjutkan.
Di babak kedua sisa 15 menit ini strategi merah putih sempat di bangun, dengan beberapa peluang yang hampir menusuk lawan, namun di babak kedua ini team kesebelasan dan Kru Bambang Pamungkas harus rela gigit jari, tak mampu membalas, apalagi meraih tongkat 1 satu, mecahkan telur saja kesulitan.
Seharusnya penonton yang berada di pojok-pojok ketika melihat bola di giring pemain Bahrain di salami saja dengan ucapan Asalamu alaikum, secara serentak sehingga mereka bingung dan konsentrasi menjawab salam itu, sehingga dengan sibuk menjawab salam kita, maka barulah bola di rebut tak usah pakai petasan, yang akhirnya Haaaaa haaa… goollll ….eee…. ternyata masih mleset * red*

jadikanlah kekalahan ini sebagai awal dari semangat baru tim PSSI...dan seharusya suporter bola bisa menjadi lebih dewasa lagi demi majunya persepakbolaan di indonesia...
Balas