Pemuda Tulang Punggung Negara
peserta work shop
Majalahburungpas.com, Generasi muda merupakan tulang pungung Negara yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan Negara, Karena pemuda merupakan aset bangsa yang potensial. Namun sayangnya dewasa ini kalangan pemuda mengalami penurunan etika moral, dimana hal ini terlihat sudah terlihat adanya indicator tersebut.
Antara lain maraknya tindak kekerasan oleh pemuda, mahassiswa dan pelajar seperti tawuran atau tindak kejahatan lainnya. Hal ini diungkapkan DR Alfitra Salam, APU, Deputi Bidang pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI di hadapan peserta Pelatihan dan Worshkop Kepemudaan di Hotel Mutiara, baru-baru ini.
Alfitra juga mengatakan potret buram generasi muda dalam perkembangan moral etika sebagian generasi muda malah semakin memprihatinkan. Hal terlihat munculnya fenomena seks bebas, narkoba, miras, pelecehan nilai-nilai suci agama hingga adanya pergeseran nilai-nilai budaya bangsa. Sehingga hal ini mengundang keprihatinan semua kalangan.
Guna memperbaiki serta menjaga generasi muda agar tidak terjerumus ke jurang kehancuran, lanjutnya, pemerintah, komponen masyarakat serta komponen pemuda sendiri dituntut adanya upaya untuk melakukan perubahan dan pengembangan yang sejalan dengan konsep pemberdayaa pemuda. Salah satu upaya tersebut yakni dengan diadakannya pelatihan pengembangan karakter pemuda.
Dengan pembekalan secara komprehensip dari aspek-aspek kehidupan yan dilandasi nilai-nilai budaya, agama serta kebangsaan nantinya pemuda Indonesia diharapkan dapat memiliki kepribadian yang baik.
Menjawab pertanyaan awak media tentang tujuan pelatihan ini Alfitra menyebutkan antara lain bertujuan menyiapkan kader-kader pelatih sebagai instruktur dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan pengembangan karakter pemuda Indonesia.
Selain itu nantinya diharapkan akan mendapat gambaran tentang pemetaan kebutuhan program pelatihan pengembangan karakter pemuda Indonesia melalui kajian dan pemetaan wilayah oleh peserta dalam kegiatan perencanaan tindakam pelatihan (action plan).
Semantara itu Irwan Indra menuturkan Pelatihan dan Worskhop yang digelar selama tiga hari diikuti 13 orang yang mewakili masing-masing kabupaten dan kota di Seluruh DIY, sehingga totalnya mencapai 65 orang. Mereka terdiri organisasi kepemudaan (OKP) yang sebelum telah lolos seleksi. Dan dari 65 peserta yang ada nantinya akan diambil3 orang terbaik yang diikutkan dalam Jambore Pemuda di Palu Sulawesi Tengah.
Dijelaskannya Pelatihan dan Worshkop pembentukan karakter ini merupakan program rutin tahunan dari Kemenpora. Sehingga setiap kota seluruh Indonesia juga menyelenggarakan kegiatan serupa dengan harapan pemuda Indonesia memilki kepribadian yang luhur, tidak suka melakuka tindakan yang melanggar hokum serta dapat menjadi contoh generasi muda lainnya.
Sedangkan follow upnya, sambung Irwan yang merupakan ketua pusat FKPB ini, dalam Jambore Pemuda nantinya mereka akan menjadi duta masing-masing propinsi dalam kegiatan pertukaran pemuda berprestasi. Mereka nantinya akan diterjunkan ke masyarakat guna member pendampingan terutama dalam program pemberdayaan. **anjar
Sharing Berita
Berita Terkait
- Grojogan 1000 Tawangmangu membelah hutan pinus
- Kebun buah 20 Ha akan menghijaukan Desa Nglanggeran
- Penyakit Menular di Indonesia Masih Tinggi ??
- 4 Harapan perlu di teladani dari Nabi ibrahim
