Ubo rampe mewarnai lomba perkutut " sesaji mengiringi"
SESAJI RANGKAIAN LOMBA PERKUTUT HB CUP
Majalahburungpas.com, Lomba perkutut, Hamengku Buwono Cup ke 22, sebelum lomba, di warnai sesaji di tengah gedung Sasono Hinggil dwi abad. Sesaji ini dalam rangka meminta keselametan kepada yang Maha Kuasa.
Ubo rampe yang setiap ada acara konkurs HB CUP di pastikan ada budaya melestarikan kenduri.
Jajan pasar, termasuk buah, ketimun, ketan, kolak, kacang, kedelai, lombok, tomat dan sebagainya tersebut, setelah di doakan bapak kaum dari Kraton Yogyakarta, lantas makanan di bagikan kepada siapa saja.
Panitya tak berani meninggalkan adat ini, sebab, dulu pernah kelupaan tidak di lakukan, lapangan terjadi angin lesus dan berakibat terganggunya lomba.
Nah kejadian tersebut apakah berkaitan dengan tidak adanya sesaji atau bagaimana, saya kurang paham, "tetapi setelah adat tetap di jalankan di tahun selanjutnya, nyatanya tak ada apa-apa, sehingga yaa kami adakan terus hingga HB CUP ke 22 ini,” fiq *
Sharing Berita
Berita Terkait
- Hakim perkutut berpakaian adat Jawa " Blangkon menyejukan"
- Juara Umum HB Cup 2011 " Dari Raja Pindah ke Radja Palembang"
