Suyanto Serut Ada Rembuk di Rembuk Ada Itung di Hitung.
SUYANTO MANTAN KADES SERUT GEDANGSARI GUNUNGKIDUL
Gunungkidul-media online pas tv, tokoh masyarakat serut atau mantan Kades Serut Gedangsari ketika di cerca berragam pertanyaan dari mas media PAS mengungkapkan, pada prinsipnya dalam membangun daerah itu, musti mengedepankan musyawarah agar dapat mencapai hasil yang lebih baik.
Lebih lanjut Suyanto mengungkapkan dalam bahasa rileknya (Santai) ada rembuk di rembuk dan ada itung di hitung, nah kalau sudah demikian, maka segala bentuk perubahan yang bisa mengarah lebih baik tentu akan di dapat, oleh sebab itu adanya tatanan pemerintah menuju perubahan yang lebih maju bisa di utamakan, apalagi untuk bisa memakmurkan rakyat sudah menjadi tujuannya,” kata Suyanto Minggu 14 Juli 2013 di balai desa serut tersebut.
Menjawab pertanyaan menjelang pamitan kepada warga di balai desa setempat, Dia juga mengatakan masyarakat miskin yang berpenghasilan rendah perlu mendapat sentuhan dari pihak pihak yang terkait.
Sehingga mereka bisa ikut berperan dalam pengembangan ekonomi, dan ini saya sudah mengawali, dengan pembentukan adanya Mikro Finance Bisnis (MFB) yang banyak melibatkan warga, sekali lagi agar mereka semakin pintar, dan mereka juga lebih proaktif, dalam mengembangan ekonominya, harapan saya, mereka jangan mau menjadi kuli di negri sendiri.
“Pungkas Suyanto yang setuju mengikuti sebuah gerakan perubahan bentukan “Surya Paloh tersebut. “Team red”
Sharing Berita
Berita Terkait
- Situs majalahburungpas tak terjangkit malware aman bagi visitornya
- Warga Patuk mengantri bantuan langsung tunai
- Wakil Bupati Gunungkidul terpesona pantai Ngandong
