Tips aman agar merpati lolos dari incaran pencuri


waspada merpati kualitas jadi incaran pencuri

Beternak burung merpati dan tinggian dan balap perlu terus waspada, apalagi hasil investasi di dalam hobi merapati sudah terlanjur banyak. Jangan di kira suksesnya usaha juga sangat tergantung dari sistem kemanan yang kita berlakukan.

Berikut ini langkah apik dalam mengantisipasi usaha breeding agar pencuri bisa keok atau tertangkap : Pertama, lakukan kegiatan secara rutin dalam menerapkan langkah kemanan baik siang malam dan dini hari agar terus menggapai safety/keamanan dengan cara memasang pagar di sekeliling kandang ternak baik pakai kawat berduri,atau pecahan kaca di atas dinding pagar bangunan, hal ini di maksud agar pencuri terkena ranjau rintangan terlebih dahulu, sehingga burung aman dari incaran maling.

 Ke-2 Berikan tralis besi yang kuat, di lengkapi kunci dan peralatan yang lain agar lebih aman.  

Ke-3 pakailah penjaga farm yang trampil dan bertanggung jawab, jangan lupa sediakan buku tamu di ruang atau  di pintu masuk atau ruangan khusus.

 Ke-4 Pasang dan pakailah pengaman berteknologi seperti CCTV, alarm, atau alat yang lain, guna memperingatkan lebih dini.

Ke-5 sebelum terjadi tindak pencurian burung, alangkah baiknya pagar di perkuat, dan bukan di pagari setelah terjadi kemalingan, hal ini sebagai langkah utamanya.

Ke-6 induk-induk burung yang ngetop dan anak-anakannya yang kualitas, jangan di perlihatkan kepada semua tamu, dan ini sebaiknya jangan di taruh di satu tempat yang kurang menguntungkan atau kurang dalam pengawasannya.

Bila lokasi memungkinkan, buat dan pasangi di jalan utama tersebut, harus menginjak kolam air, hal ini agar bila ada garong atau pencurian bekasnya dapat terlihat.

Ke-7 waspada terhadap seseorang yang baru anda kenal ketika akan beli burung, apalagi orang tersebut hanya menawar -nawar dengan harga tinggi, tetapi ketika burung di berikan atau sudah deal Dia banyak alasan dan tidak jadi dan dia hanya nyacat, semisal kurang itulah kurang inilah, pakai DP atau uang panjar yang tidak sebanding dengan kesepakatan, maka perlu anda tolak, sebab itu memungkinkan anda kecolongan burung di depan mata yang memungkinkan memberi peluang tidak terbayar, apalagi burung sudah di bawa kabur.

Selanjutnya, coba ingat-ingat dalam buku tamu bila beberapa hari yang lalu terjadi kecurian perlu maka anda penting kembali merenungkan sistem safety di perbaiki dengan baik.

Ke -8 Berikan harga yang pantas bagi tamu, sebab lebih baik setiap tamu dapat membawa hasil transaksi, meskipun tidak dengan harga yang tinggi, hal ini sebagai langkah anda di kenal keluar, Sedang apabila ada tamu yang meyakinkan membeli dengan harga tinggi  dan tunai lebih baik di berikan, dan jangan di tunda-tunda, Pengalaman di lapangan, banyak kejadian di tawar tinggi tidak di berikan, paginya atau lain hari burung sering hilang, “nah anda harus waspada.

Ke – 9 sebagai langkah antisipasi dan mengenalkan produk buatlah ring/cicin dengan kode farm anda, kemudian di pasang di kaki piyik sejak kecil, hal ini sebagai pertanda bukti hasil farm anda.

Ke 10, peternak sebaiknya perlu bekerjasama  dengan para peternak yang lain, dan ini di butuhkan dan sangat penting apabila pada suatu hari burung ada yang hilang masuk di farm lain tersebut.

Ke-11 kenali secara khusus hasil ternak anda atau induk serta jawara anda dengan spesifik, bila perlu ada rekamannya semisal bulunya, suara, gerak dan langkahnya serta ring perlu di pasang.

Bila ada maling tertangkap basah yang mencuri burung anda, bawa maling tersebut ke polisi, agar di amankan, dan jangan main hakim sendiri, siapa tahu dia tertangkap itu justru memberikan peluang menangkap jaringannya, sehingga usaha jadi lebih aman,  demikian semoga bermanfaat “ team redaksi majalahburungpas.com,

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi