Warga Srandakan Bantul Kembangkan Kelinci Untuk Sumber Rezeki


bapak nur peternak kelinci srandakan

Beternak kelinci  ternyata  cukup mudah dan prospeknya  menjanjikan  yang dapat menjadi ATM  keuangan para penghobisnya. Seperti  hal nya pengakuan Bapak Nur yang telah lama menekuni breeding kelinci Ia mengakui usaha yang di gelutinya mampu menjadi  ladang tambang uang yang tidak sedikit.

Lebih lanjut Pria ini memaparkan usaha kelinci di awali dengan keseriusan meski dalam sebuah perjalanan ada hal yang musti di perbaharui yakni induk dan sistem ternaknya.

 Salah satu dari kegiatan kelinci adalah memberikan menu pakan yang berkualitas dan sehingga hewan ini bisa tetap bugar dan berkembang biak.

Saya lebih konsentrasi sejak 2010 silam namun usaha ini di rintis sudah sejak lama tetapi baru pesat dan berkembang setelah tahun tersebut, kata Nur yang kini  masih menjadi PNS di Srandakan tersebut.

Usaha kelinci lebih di fokuskan terlebih dirinya dan 20 anggota ternak di desanya mendapat bantuan dari dinas terkait di bantul.

Dari ragam kelinci dan induk yang di ternak Bapak Nur, induk import dan lokal banyak yang telah berkembang, bahkan hasil breedernya sudah banyak yang di pasarkan di luar kota.

Kelompok ternak kelinci paling banyak menggarap pasar luar daerah, sekedar tahu saja minat pasar lokal rendah, sehingga kami harus inspeksi ke tempat lain dan bersyukur bisa pesat bahkan kewalahan “papar Nur kepada media majalahburungpas  ini.

Induk yang termahal adalah jenis kelinci hias yang bisa mencapai jutaan mas, sedang untuk kelinci potong marketnya ada di posisi kedua, meski demikian prospek keduanya cukup menjanjikan apalagi hasil dari efek usaha seperti  urin dapat menjadi pupuk organik, sedang bagi kelinci yang hanya di manfaatkan pedaging, tentu saja hal tersebut dapat di olah seperti di buat abon, sate dan lainnya.

Dari aneka rabbit  yang di ternak terpantau jenis flam, News,reg, news zeland, dudt, Afrika,Anggora, inggris anggora, reg paling banyak ada reg dop, albino, himalaya,dan lan-lain yang  jumlahnya 14 jenis.

Terkait marketing yang di jalankan kami mengikuti pasar yang ada, artinya kami melayani untuk potong dan anakan, juga pedaging, kelompok siap melayani tinggal kelinci jenis apa yang  di meminat 'kata nur kembali.

Untuk pujilop yang tertinggi harganya bisa mencapai 1,5 juta dimana permintaan dari kalimantan,Palembang, dan Sumatera cukup bnayak sedang induk ada 140 ekor, jadi cukup banyak mas "pungkas Nurhidat. “red

 



 

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi