Peralatan makin canggih biaya cuci darah makin terjangkau
Foto "Ilustrasi pasien sedang di rawat
Warta kesehatan, sajian majalah burung pas.com, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga, PMI melakukan terobosan agar mampu memberikan pelayanan yang terbaik dengan mendirikan Klinik Hemodialisis Golden, unit usaha ini di kandung maksud agar dapat melayani warga terutama penderita ginjal.
Gedung Klinik yang menjadi markas PMI DIY ini yang beradadi rignroad gamping tersebut kini menjadi jujugan, dengan demikian salah satu misinya jelas sebagai wujud kemanusiaan terutama berkaitan dengan darah.
Nah untuk membuka misi tersebut maka pengembangan “kata Hesti ketika di wawancari para wartawan 27 Agustus 2011 yang lalu. Hesti Tri wahyuningsih SE, yang juga menjadi Pimpinanan Klini Hemodialisis tersebut menambahkan kehadiran klinik bekerja sama dengan salah satu Apotik Golden.
Klinik yang baru di resmikan oleh Ketua PMI Yusuf kalla tersebut juga dalam rangka menangani pasien yang memiliki Jamkesda kota Jamkesos. Kilinik ini telah memiliki dokter yang stanby di ruang khusus Dialisis, untuk memantau kondisi pasien selama menjalaini tindakan cuci darah. Sedang Dokter penanggung jawab juga terus secara berkala dalam memantau sehinggga hasilnya bisa lebih baik.
Di sela sela keseibukaanya Hesti menyampaikan Kinik golden berusaha memberikan layanan bagi semua lapisan masyarakat, apalagi bagi yang kurang mampu, maka klinik Hemodialisis menawarkan untuk cuci darah yang lebih murah di banding di tempat lain.
Biaya bisa di tekan sebab alat Holofier (HF) untuk prosesing Hemodialisis sehabis di gunakan pertamakali (single use) yang ada merupakan alat kesehatan mutakhir, sebagai alat membantu proses di atas, dengan peralatan yang memadai dan di dukung para dokter dan tenaga ahli maka proses waktunya lebih singkat, dengan demikian biaya akan lebih murah, di kutib dari beberapa sumber dan hasil wawancara . # Red #
