Jalak suren tersingkir di lomba, kini jadi master yang ciamik
JALAK SUREN MUDAH DI TANGKAR KINI JADI MASTER
Muatan-isi situs majalah burung pas.com, breeding Jalak suren di mata para penangkar burung ocehan, tentu sudah tidak asing dengan burung ini.
Burung ocehan yang ini jarang di lombakan lagi,meskipun jarang di pakai lomba, keberadaanya kerap kali menjadi salah satu pilihan burung master ocehan yang dapat mengisi jawara yang akan di tampilkan di lapangan sebelum lomba, suara yang keras mampu menembus suasana adalah kelebihannya.
Keunikan dan keuntungan ketika membreeding burung jalak, tidaklah sesulit burung ocehan yang lain karena pebreder lama telah melakukannya dan seperti kita ketahui, tidak semua burung ocehan mudah di tangkarkan.
Sedang Jalak suren, Muray batu, kenari, love bird, Cucak rowo, Anis kembang, Parkit, adalah burung yang bisa di kembangbiakkan, dan kini bisa menjadi andalan salah satu penghasilan ketika di tekuni dan di seriusi.
Pantauan majalah burung pas online ini, sepertinya hanya 7 burung ini yang makin populer di kalangan kicau mania.
Sedang kacer, gelatik, ciblek dan sejenisnya serta burung-burung lain itu, meskipun dapat di tangkarkan dengan perantara manusia, tetapi hasilnya kurang maksimal, bahkan sering gagal tidak bisa seperti saat di alam habitatnya.
Jalak Suren yang memiliki paruh yang runcing serta panjang, berhias warna kuning di tas paruh dan kelopak mata seperti dalam Foto ini, keberadaanya semakin murah saja, hal ini dimungkinkan ada lomba, terkadang panitya jarang melombakannya di kelas khusus, memang beberapa waktu yang lalu Suren sempat naik pamor.
Seiring sepinya dan tak di konteskan tersebut, berdampak anjloknya harga burung. Meskipun demikian, para penggemarnya tak kurang akal burung di jadikan master burung ocehan yang lain.
Sekitar tahun 2000 an yang lalu burung jalak berwarna putih campur hitam ini, peternak pernah mengenyam harga paling tinggi, sekitar 3 jutaa untuk perekornya.
Saat ini makin banyaknya jalak suren yang berhasil ditangkarkan, juga mengakibatkan merosot tajam lomba
Meskipun jalak ini demikian, pantauan dari beberapa peternak, juga masih menampakan harga yang patas sebab, umur 2 bulan 1 pasang masih laku 500.000 sampai dengan Rp.700.000.
Meskipun daya belinya menurun di banding dulu, tetapi belum tentu jalak suren di setiap daerah terjun bebas, tetapi juga masih ada daerah yang melombakannya.
Menurunnya harga jual bagi penggemar, justru di alih fungsikan, sebagai master yang akan dapat mengangkat harganya yang di master lewat masteran jalak suren. Red *
