Breeding kenari Yoksher makin di minati
KENARI BURUNG TERNAK KUALITAS BAGUS MAKIN JADI BURUAN
Majalahburungpas.com, beternak kenari hasilnya cukup menjanjikan. Salah satu peternak bernama Mbah Dipo di Melikan Bantul sudah melakoni menjadi penggemar burung kicauan hingga masuk di lombanya.
Salah satu burung anis merah yang pernah masuk juara di event nasional sebagai juara 2 di gelaran Kapolri Cup beberapa tahun yang lalu di Semarang adalah kenangan manisnya.
Bosan menjadi pelomba, Mbah Dipo lalu menekuni beternak kenari, baik york sher maupun kenari F1 dan F3, kegiatan menjadi breeding di awali sejak tahun 2010, dengan materi induk yang di anggap kualitas.
Beberapa materi induk yang di masukan dikandang breedingnya juga ada burung import yaitu kenari Yoksher big ses ring KB Jerman yang kini sudah menurunkan piyik. Induk induk kenarinya yang lain juga ada, sedang di tahun 2011 OAB Belgia merupakan kenari yang juga di breedingnya.
Untuk melengkapi ternak kenari, pria ini juga menambahkan, yokrsher lokal juga dikembangkan, hal ini karena para pelanggan terus memburu, selain kenari jenis yoksher lokal harganya lebih murah dari pada Import “Kata Mbah Dipo.
Dari 30 induk betina yang di ternak, ternyata telah mengeluarkan piyik yang kini laris manis, bahkan terkadang sering antri. Berbicara harga piyikan yoksher saya mematok dengan harga sekitar 1250.00 perekor.
Sedang F2 Rp . 1750.000. Saya akan terus berinovasi dan mengembangkan usaha ini, apalagi hasilnya cukup menguntungkan.
Di akhir perbincangan dengan wartawan majalahburungpas.com ini, Dia menuturkan dari hasil kegiatanyai mampu menambah pendapatan dan juga mampu mengkaryakan orang “tutup Mbah Dipo. “ Pur’
Sharing Berita
Berita Terkait
- Love bird di lirik sebagai ternak yang menguntungkan
- Breeding jalak Australi makin oke" harga 1 ekor Tembus 3,5 juta
