Beternak kenari masih menarik bagi penghobisnya
peternak kenari
Peternak yang satu ini berkarir menjadi penangkar burung kenari setelah pensiunan dari PNS sayangnya Dia tak mau di sebut nama dan alamatnya.
Kepada majalahburungpas.com mengungkapkan, awal ramadan 2013 lalu, Ia merintis usaha beternak kenari sejak 2007, semula hanya coba-coba oomm, tapi karena tekat sudah bulat dan sebagai ajang kesibukan maka saya lantas konsentrasi dengan penuh.
Dari sejumlah induk yang saya miliki awalnya mencoba berternak kenari jenis holand, Af kemudian beralih kenari yorksher, meski dan diantaranya ada f 1 - f 2 katanya serius.
Soal market tidak sulit oom, karena pembelinya sudah pada datang baik dari jogja, dan klaten, kemudian beternak kenari masih menarik bagi penghobisnya, jadi saya lebih serius " ujarnya kembali.
Beternak tak terlalu sulit, asalkan di seriusi yang tujuannya tentu untuk menyambung economy keluarga dan menambah penghasilan.
Sedang terkait kenari banyak warna-warna yang mayoritasnya bon, serta kuning juga ada bulu hijau.
Saya pernah gagal sehingga harus berputar otak untuk kembali bangkit, dan bersyukur setelah 1 tahun kemudian bisa memproduksi dan menjual anakan yang cukup lumayanlah.
Berbicara induk, karena saya hanya peternak kecil yang mampunya hanya seharga 1.5 jutaan aja.
Tapi tolong jangan di muat yaa soalnya kalau kondang saya kawatir akan ada yang usil mengincar induk, dan farm kemalingan, kan banyak kasus pencurian burung ? pak, tapi media tidak mengundang maling, justru ikut membantu untuk sukses dalam beternak ? timpal wartawan media PAS ini.
Di akhir wawancara di farmnya Siyono Playen Gunungkidul tersebut ia masih menyebutan lebih dari 10 pasang induk kenari dan 13 kandang di ternak bisa produksi semua. Pur"
