Anggota Dewan Beternak Cucak Rowo & Murai Batu
Cucak rowo kandang bp. Tamrin
Anggota dewan sajian MAJALAHBURUNGPAS.COM Profil peternak yang satu ini termasuk pengobi segala jenis hewan ternak, Bapak Ichwan Tamrin berada di Bantul Yogyakarta terbilang ulet dalam menekuni dunia usaha peternakan.
Buktinya ternak ayam Potong yang dulu hanya beberapa ratus saja sekarang menjadi bagian dari usaha yang digelutinya hingga mengantarnya menjadi dewan. Tamrin sapaan akrapnya, meskipun Ia sudah merasakan hasil yang mampu bisa untuk menghidupi keluarga, tetapi ia selalu kreatif dalam mengembangkan ternak termasuk burung ocehan.
Bulan November 2009 adalah menjadi catatan sejarahnya dalam memulai beternak burung cucak rowo, dengan membuat kandang sekitar 8 petak. Ketika wartawan majalah burung ektronik ini sowan ke tempatnya Ia mengatakan saya yakin, usaha ternak burung cucak rowo dan sejenisnya mempunyai peluang yang sangat baik dan berprospek cerah yang tidak mengenal krisis, hal ini di dasari karena hobi merupakan wadah yang fleksibel dan menarik bagi semua orang “kata Tamrin.
Nah dengan melihat sudut pandang saya yang demikian itu lantas saya sejak akhir 2009 yang lalu memulai membuat breeding cucak rowo, karena peluang jelas ada di depan mata, harapannya jelas agar kedepan menjadi jujugan para penangkar selain juga untuk mencari kawan “ujarnya secara rilek yang tinggal di Jl Bantul km Cepit Pendowoharjo tersebut.
MENGEMBANGKAN EKONOMI KERAKYATAN
Berbicara burung Cucak rowo yang masih piyik yang umur 3 bulanan saja pantauan saya, harganya selalu stabil sekitar 4 jutaan, bahkan cenderung meningkat,kemudian tak kalah pentingnya juga usaha seperti ini bila dikelola secara serius dapat meningkatkan taraf hidup, karena berbasis ekonomi kerakyatan yang sangat luas dan berpengaruh, buktinya dengan adanya para peternak, pengrajin sangkar, pembuat krodong, pabrik pakan, sector perdagangan, pertanian dan sebagainya bisa kena imbasnya, Oleh sebab itu ini salah satu mahnet yang akan menjadi daya pikat selain beternak itu juga melestarikan satwa kita “papar Bapak Tamrin yang saat ini menjadi anggota dewan di komisi B DPRD Kabupaten Bantul.
Pantauan media ini, Bapak Ichwan Tamrin boleh kata sebagai Pioner seorang dewan yang mau beternak burung berkicau. Agaknya ini perlu di sambut positif sebab langkahnya ini bisa menjadi contoh bagi setiap peternak.
Bapak Ichwan Tamrin dalam beternak tak hanya melirik satu jenis burung cucak rawa saja, tetapi di kandangnya juga terlihat mengembangkan Murai batu medan berekor panjang.
Beliau mengatakan sebelum terjun beternak burung, saya telah mempelajari berbagai hal termasuk, indukan, dan tips memilih yang kualitas,sarana dan tata cara beternak yang benar ke berbagai peternak Cucak rowo saya lakukan.
Nah dengan langkah ini Mas ! saya tidak akan keliru setidaknya meminimalisir kerugian, bahkan juga akan mendapat aneka masukan yang tepat termasuk dalam segi pemasarannya, tetapi memang perlu di fahami semua usaha itu, kita harus Study banding terlebih dahulu, konsentrasi, dan serius, pendek 'kata kita harus sekolah agar pandai terlebih dahulu “ungkapnya serius. *team redaksi majalahburungpas.com mengabarkan
