Konsep kandang B2w derkuku padukan seni taman
kandang terkonsep ada kolam air dan pepononan
Konsep kandang derkuku rancangan B2w Godean Yogyakarta saat ini terbilang modern di dunia derkuku, pasalnya dari pantauan majalahburungpas.com internet, ini sigit selaku pemegang kendali farm b2w mengkonsep kandang ternak yang di lengkapi ragam fasilitas Bahkan boleh di kata kandang terkonsep taman.
Lebih lanjut Sigit juga mengungkapkan lokasi yang di bangun untuk kenyaman breeding memang perlu usahakan dan perhatian agar lebih baik, bukan itu saja rancangan kandang tersebut untuk di sebalah kirinya juga adanya pendingin yakni berupa kolam ikan yang cukup lebar, di samping kolam yang ada,pepohon seperti rambutan juga di ada sehingga saat pengunjung memantau burung akan lebih nyaman “kata Sigit pada tanggal 27 November 2012 ketika memberikan infonya kepada PAS ini.
Terpantau penataan kandang dengan konsep yang di buat tersebut tentunya akan menambah nyaman, serta fresh sebab beragam fasilitas dapat di lihat sehingga tidak akan membosankan.
Masih kata Sigit, kandang itu juga di lengkapi tempat nongrong atau tempat memantau burung yang ada di sebelah timur. Sebanyak 12 tiang juga di siapkan untuk melatih burung derkuku sehingga konsep kandang ada kolam, pohon dan tempat memantau atau nongrong adalah kesatuan yang saling menunjang dalam mendengarkan burung anggungan.
Di areal kandang yang din kelilingi bangunan batako tersebut beragam induk derkuku jawara di letakan dengan konsep kandang limasan dengan kontruksi baja dan plat.
Kami akan memaksimalkan lokasi agar dapat baik dan enak di pandang, nach tentunya keadaan yang demikian itu tak lepas dari seni yang di padukan dengan konsep buatan agar seni dapat mengesankan pungkas Sigit mengakiri perbincangan dengan media Pas ini “fiq”
Sharing Berita
Berita Terkait
- Enggal babar farm Pacitan kembangkan Breeding ayam aduan
- Micael Londa karawang lomba derkuku sambil temui customer di daerah
- Lapangan lomba di lep air berakibat perkutut jadi malas bunyi
- Liga derkuku seri 9 Ponorogo Jatim meriah
