Wm GI Farm perkutut Jogja breedernya sering raih 3 Warna
KIRI, SIGIT WIJAYA, TOTOK PERAWAT DAN ALI
Majalahburungpas.com, Kung mania adalah sebutan bagi penggemar perkutut di Indonesia, salah satu pelestari dan penggemarnya bernama Sigit Wijaya atau di kenal pengorbit WM GI farm yang bermarkas di godean km1 perum griya indah Yogyakarta merupakan peternak yang mulai ngetop di papan regional bahkan nasional.
Eksistensinya dalam memunculkan jawara terutama di kota pelajar ini, tidak boleh di pandang sebelah mata, hal tersebut karena hasil dari orbitannya yakni bintang wijaya, surya wijaya, messi mampu menjadi pesaing yang berbobot, bahkan masuk di peringkat burung-burung yang ikut dalam liga perkutut Indonesia (LPI) baru baru ini.
Dari hasil penelusuran majalahburungpas.com, hasil ternakannya juga semakin menunjukan kualitasnya, bukti dari itu tercatat ada burung yang meraih koncer 3 warna saat ada laga tanding perkutut.
Bagian dari hasil breedingnya yaitu anakan kandang 2 bermaterikan BBF yang di krosing dengan KNK (dari Surabaya) juga mampu mendapat nilai 3 warna pula, menilik yang latar dan keringnya makin baik tentu hasil kedepannya akan terus membaik.
Produk WMGI ini menariknya dari segi suara kualitas tengah yang ketukannya tripel berirama serta ditunjang ujung panjang, jelas burung ini diperdiksikan bisa bersaing dengan burung – burung nasional lainnya dieven lomba nasional.
Salah satu mitra kerjanya yaitu Nugroho Jakarta saat berkunjung di markas Wijaya bird farm, Ia mengungkapkan, hasil breeder dari anakan kandang 2 saja makin top, kata Nug seraya menambahkan, anakan di kandang lain pun juga layak untuk di konteskan paparnya kepada media ini.
Dari penelusuran yang lain, Sigit Wijaya juga memiliki duplikat 666 yang di import dari terminal Surabaya, “kata joki sekaligus nakoda kandang WM GI ketika memberikan infonya di Yogyakarta, tersebut. “Rud/fd”
