Terobosan Bagus Dimasa Pandemi Sarasehan UMKM Perkutut Mencerdaskan Peternak


SARASEHAN PERKUTUT KLATEN 25/11/2020 AJANG SEKOLAH BARENG

Klaten - Majalahburungpas. com memulai beternak burung dan memilih mana yang baik dan mana yang jantan memang perlu pengetahuan sehingga peternak bisa langsung tahu apa yang akan di kerjakan.

Sarasehan yang satu ini merupakan tips kawula muda daalam menggapai pengetahuan bisang burung perkutut, berharap pasca kegiatan pesertanya bisa memiliki modal untuk beternak burung perkutut.

Tips jitu seperti ini selayaknya terus di munculkan di berbagai wlayah sehingga akan ada dampak yang positif bagi para calon peternak burung perkutut.

Nah pada Hari Rabu  25 November 2020  sebuah pagelaran sarasehan tentang usaha beternak perkutut  dihelat dalam joglo sasana kukilo arto di Tanjung Rejo Kiringan Tulung Klaten Jateng berakhir mengesankan.

Saat awak media ini hadir dan melakukan siaran langsung via youtube media majalah burungpas atau secara live , semua peserta  terharu dan memang baru perdana di lakukan.

Sarasehan ini menghadirkan para narasumber seperti dari Disperindag kop kabupaten Klaten dan Bp Sunu Nugroho SH. M. Hum sebagai Narasumber perkutut Juri P3SI tingkat nasional.

Sunu menjelaskan bahwa, mengetahui burung harus jeli seperti memilih jenis jantan dan betina memnag ada tipsnya, kalau lebih tepat menentukan jenis kelamin maka gunakan cincin akik kemudian gantungkan sekitar 2 cm di atas kepala perkutut , jika bergoyang memutar maka itu yakin betina, Sedang jika cincin akik  hanya goyang asatu arah maju mundur itu jantan . papar  Sunu.

Sementara itu Disperintag kop klaten , memberikan informasi  klaster ekonomi di klaten ada 12 seperti pariwisata dan bidang lainnya, nah untuk klater ini masuk dalam sektor perternakan sehingga kami akan suport seperti misal peralatan maupun yang bisa di ajukan dan kami akan bantu ‘papar Bpak Supriyanto.  

Wawan ketua panitia juga sekaligus nahkoda widya Bf saat memberikan info kepada awak media ini mengatakan, memang ini baru perdana kami lakukan sebagai bentuk respon di masa pandemi yang banyak bekerja di rumah.

Tentu harapannya menjadi motivator bagi para calon peternak maupun yang selama ini masih ragu untuk breeding maka sarasehan menjadi kunci keberhasilan, makanya saya  rela memberikan 3 doorprice  burung perkutut kepada  3 peserta sarasehan. Pungkasnya. Tim red.

 

 

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi