Terkesima suara perkutut di RRI " Istadi akhirnya beternak


KANAN BAPAK ISTADI DAN UJANG PS

Media hobi burung mengupas  Penggemar perkutut,Peternak dalam muatan ini terbilang new comer, meski demikian hasil breedingnya sudah dapat di lihat.

 Seperti penuturannya kepada majalahburungpas.com, 29 Agustus 2013 Ia mengaku menjadi penggemar perkutut sudah lama akan tetapi kegiatan menjadi penghobi berhenti, karena dulu burung perkutut peliharaannya kena runtuhan gempa.

Pria yang tinggal di Tegal Jatimulyo Jambidan Banguntapan Bantul ini mengungkapkan, saya setiap hari sebelum jam lima sudah bangun dan mendengarkan suara burung perkutut, yang di putar oleh di Radio Republik Indonesiia Jogjakarta  di tempat saya bekerja.

Oleh sebab itu, saya agar  dapat melestarikannya dan tak hanya tahu lewat media, maka  4 bulan terakhir ini saya mencoba beternak dan Alhamdullilah dari 20 pasang sudah beranak, sebanyak  15 ekor dan ini cukup menggembirakan  banget karena induk yang saya bawa langsung berkembang.

Lebih lanjut  Pria bernama Istadi  ini membeberkan,   dari sejumlah induk  yang ada  di racik dengan perkutut-perkutut banyak  dari  trah- trah perkutut  masa kini, seperti , Gm, Wat, Rbj. Palem dan Tp, yang  kesemuanya itu saya dapat dari  Uang Ps.

Meski sebagai  pemula saya saya tak boleh tangung-tanggung, artinya kadangpun saya bikin se apik mungkin agar iduk kerasan “kata Istadi.

Yaaa mas tolong di dampingi agar di kenal dan usaha perkutut ini bernasip mujur yaa, "kata bapak Is yang mengaku sudah memiliki cucu tersebut. fiq

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


0){; ?>

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi