Pesona di balik bulu perkutut putih
BAGYO MENUNJUKAN PERKUTUTNYA KE WARTAWAN BURUNGPAS
Ngawi-majalahburungpas.com, Peternak perkutut yang satu ini Ia awalnya adalah pekerja pabrik tebu PG.Soedono yang terdorong ingin dapat penghasilan yang lebih, kemudian coba - coba usaha menangkaran burung jenis perkutut tersebut.
Bapak dua orang anak yang tinggal di Dusun Sambi Robyong Desa Geneng Kecamatan Geneng Ngawi ini saat di sambangi majalahburung internet, Dia sedang sibuk dengan breeding burung perkututnya, bahkan Ia mengaku makin enjoy karena usaha barunya dapat menjadi ladang ATM dalam mengeruk uang.
Dalam breedingnya anakan dalam satu bulan dapat mengantongi jutaan rupiah ketika usaha di tekuni.
Usaha perkutut dapat mengurangi pengangguran, apalagi di zaman sekarang MAS !! susahnya bukan main untuk mendapatkan pekerjaan selain sedikit ketersedian lapangan kerja, Oleh sebab itu kenapa tidak menciptakan lapangan pekerjaan "papar bapak Bagya.
Usaha yang di tekuni pak Bagya di mulai sekitar 5 tahun lalu, namun dengan langkah awal yang baru 4 pasang indukan bisa menjadi modal semangat meski juga belum tahu bagaimana menangkarkan yang baik "ujarnya kembali.
Beragam perkutut yang ada di kandangnya seperti, warna bulu coklat, udan emas serta bulu warna putih, sudah banyak di kembangkan sejak tahun 2009 dengan melakukan riset-riset agar bisa menghasilkan jenis perkutut yang baik menurut pasaran yang laku di lapangan.
Bagya menandaskan, perkutut ada nilai jualnya terlebih suaranya bagus, namun saya juga kurang paham perkutut lomba, sehingga saya hanya mengembangkan perkutut yang warna warni termasuk warna bulunya yang unik.
Di akui sejak berkecimpung di dunianya itu memang alangkah indahnya kalo bisa menangkarkan jenis putih,silver,hitam ataupun crem "ungkapnya.
Bagya mengakui untuk mencapai hasil breeder yang kualitas memang susah, namun demikian historinya dalam breeding begini : dalam beternak meneurut pengalaman saya langkah awal silang sana silang sini, dan ini sering mleset, bahkan kurang lebih sekitar setahun prosesnya baru ketemu warna yang di tuju, dan dalam perkembangan serta diluar dari dugaan, justru saya bisa memunculkan berbagai varian warna yang bisa seperti warna abu-abu,hitam,crem,putih,bahkan silver, maka dalam melakukan penyilangan harus teliti dan sabar.
Hasil yang muncul dengan tehnik breeder ini yang menghasilkan warna indah saya namai proses jalur, kenapa demikian,yaa karena pada saat itu belum nampak akan warna yang saya harapkan karena anak pertama keluar masih abu–abu yang kemudian saya kawinkan lagi dengan anakan generasi yang ke dua dan ke tiga, nah setelah generasi ke empat baru nampak anakan putih walaupun belum sempurna, di banding tehnik dari dua anakan yang di hasilkan yakni satu abu - abu dan yang satunya putih,
Walaupun mengaku susah dalam breeding, namun kini akhir Nov 2012, pak Bagya sudah memiliki 800 pasang indukan yang produktif dan hampir tiap tiap pasang telah menghasilkan dua anakan, jadi tiap tiap dua bulan sekitar 1600 anakan dengan warna bulu bulu yang mempesona,sedang satu burung perkutut dengan warna bulu putih banyak yang membanderol sekitar Rp.250.000,-sedang untuk yang warna silver di hargai Rp. 500.000, paparnya ketika menjawab beragam pertanyaan dari media burung beberapa hari yang lalu tersebut.
Berbicara market perkutut Ia mengaku pada saat ini pemasaran sangatlah mudah karean para tengkulak dari Jakarta, Surabaya, Sumatra bahkan akhir akhir ini dari Kalimantan dan Sulawesi ada yang datang untuk memburu perkutut yang bercorak atau memiliki bulu jenis yang saya kembangkan ini.
Dari pantauan media majalahburungpas.com internet di desa ngeneng penangkaran burung jenis ini lebih dari 15 peternak serupa, di dusun sambi rombyong saja ada sekitar 5 tempat ini masih kwalahan dalam penyedian stocnya.
Beternak perkutut tidak perlu tanah luas cukup di sekitar pekarangan rumah ssaja perkutut bisa di tangkarkan sedang mengambil lokasi samping rumah tentu tujuanya agar mudah dalam mengawasi yang sewaktu waktu makanan dan minumanya apabila habis kita dapat cepat merespon.
Beternak perkutut jangan di pandang remeh, pasalnya meskipun mengaku bukan peternak top bapak bagyo dari jerih payahnya dalam beternak perkutut Ia bisa membangun rumah mewah serta bisa beli tanah, kendaraan baru serta membiayai anak- anak sekolah, hingga ke perguruan tinggi dengan ternak perkutut.
Pesan Bagyo jangan ragu untuk terjun di breeding perkutut, tinggalkan orang yang mencibir bila anda akan berhasil.
Nach,bagi calon pemula yang ingin beternak dan masih minim informasi maka saya siap mendampingi, datang saja ke desaku pesan Bapak Bagya. (yanto)
Sharing Berita
Berita Terkait
- Hsp Bf Boyolali pemula lomba 12 x juara 8 kali
- Kalender majalahburungpas.com 2013 telah terbit
- Grand master jadi lirikan kung mania usai lomba
- Dewata Bird farm perkutut Solo kecil cabe rawit

assalaamu'alaikum sa'at ini saya sedang mencoba breding perkutut dengan 3 pasang indukan dengan ring palem dan wan BF saya tertarik untuk mencoba breding perkutut putih tapi masih kesulitan dapat indukannya. so'alnya untuk kedaerah bapak jaraknya cukup jauh
Balas