Mau sukses di kancah perkutut ? jangan melombakan perkutut bodong
team widya sering moncer di DIY
Lomba perkutut berbeda dengan lomba burung kicauan merpati atau lainnya. Kalau perkutut yang di tonjolkan adalah hasil breeding yang di tandai dengan ringnya di kaki perkutut.
Perkutut yang moncer tetapi,tak punya ring alias bodong maka tidak akan di ingat atau mudah di kesampingkan, selain juga dapat di salah gunakan oleh oknum peternak yang akan mengeruk dari nama burung yang tanpa ring tersebut.
Ring atau gelang di kaki perkutut sangat vital dalam mengindentivikasi ternak, dari mana yang menelurkan prestasi itu.
Sejumlah peternak papan atas bisa sukses bila ringnya mampu memimpin kejuaraan atau setidaknya sering terdaftar di struk hasil lomba sehingga keberadaan breeder dapat langsung di kontak atau di buru hasil breedingnya.
Di setiap daerah tentu ada yang memiliki farm -farm yang sering moncer atau naik daun di saat kontes burung perkutut, sehingga mereka menjadi perhatian publik kung mania atau pecinta perkutut.
Peternak yang sering meraih kejuaraan di sekitar DIY, Solo salah satunya adalah Farm widya Bird farm klaten, Pantauan peternak ini saat ikut lomba 17 maret 2013 di wates Kulonprogo terdongkrak nama farmnya sebab meraih 6 prestasi di event perkutut tersebut.
Praktis dengan kemunculan ring yang selalu muncul itu menjadi sorotan publik, apalagi ketika majalahburungpas.com ini menampilkan menjadi lebih di kenal dan berimbas menguntungkan bagi pencari dan pebreder.
kembali kepada ring sepantasnya anda bagi pemula jangan ragu untuk menampilkan nama farm yang di tandai ring di kaki burung agar anda tidak di cap sebagai penghobi perkutut Bodong, mau sukses jangan melombakan perkutut bodong yang tanpa ring fiq"
Sharing Berita
Berita Terkait
- Hasil lomba perkutut Giripeni cup Kulonprogo Jogja
- Carang sewu Bird farm perkutut Kediri
- Polisi Militer Jaga Lomba Perkutut
