Air peluh bermanfaat bagi indukan perkutut


INDUK PERKUTUT YANG ANGKREM BUTUH KELEMBABAN

News artikel ilmiah, Perkutut di musim panas, Sorotan majalahburungpas.com, sudah tidak menjadi rahasia lagi bahwa indukan perkutut di musim panas sulit menetas, namun pula misterinya justru di musim ini bila indukan berhasil menetaskan piyik akan menghasilkan piyik yang baik serta kwalitas.

Misteri ini tentu akan menjadi menarik untuk di kupas,  kemudian kenapa demikian ? mari kita kupas sedikit demi sedikit, agar kita menjadi faham, meskipun anda juga pernah mengalami.

Dimusim panas sulit menetas karena memang udara di sekitar kita sangatlah kering, atau kelembaban udara itu hampir nol persen, sedangkan kebutuhan telur yangakan di erami agar bisa menetas itu membutuhkan uap air yang cukup, kelembaban sangat berguna dalam proses perjalanan menetaskan telur.

 AIR PELUH MEMPUNYAI PERAN PENTING

Secara ilmiah  indukan yang sedang mengeram itu juga membutuhkan uap air yang memadai serta cukup. Indukan  yang sedang mengerami telurnya ketika kelembaban berkurang maka induk perkutut terssebut akan mempergunakan air peluhnya ( keringat) membantu kondisi kelembaban di saat sedang ngeram.

Penggunaan air peluh, serta keringat itu dapat membantu bekerja di saat minim kelembaban atau kering.Fungsi lain kelembaban itu tidak membuat gosong atau mati benih atau calon embrio.  

 KENAPA AIR PELUH MEMILIKI PERAN PENTING ?

 Pemirsa perlu tahu ! bila udara yang dibutuhkan itu kurang maka air peluh (keringat ) sksn berfungsi sebagai gantinya untuk menetralisir telur yang sedang dieraminya. Dengan air peluh akan menjadi penyeimbang telur yang dierami sang indukan, sehingga telur dapat menetas secara sempurna.

Namun bila udara sangat kering, maka tenaga yang di butuhkan untuk itu akan habis untuk di pakai indukan sendiri, sehingga konsentrasi indukan akan mengalami penurunan karena cuaca panas, nah dengan demikian jelas ini akan berakibat fatal apabila peternak tidak tanggap, kemudian berujung telur akan sedikit menetas atau mungkin gagal.

ATAP KANDANG BISA DI BASAHI AIR.  

Untuk mengatasi itu tentu peternak juga harus melakukan sesuatu termasuk membuat suasana dingin di sekitar kandang, dengan mengguyur atap kandang pakai air secara berkesinambungan.

Kedua perlunya memperhatikan atap kandang jangan memakai bahan yang mampu menahan panas terik sinar matahari, sehinga mengakibatkan indukan tidak betah. Pendek akata kalau sperti orang hanya urung uranganmarah karena cuaca tak bersahabat. * demikian pemirsa semoga info ini bermanfaat red* majalahburungpas.com



Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi