Jawara ayam ketawa Gunungkidul tembus 70 juta ?
Ayam ketawa
Gunungkidul-majalahburungpas.com,Di zaman modern seperti saat ini kehidupan tak lepas dari piaraan binatang, seiring dengan perkembangan pembangunan yang terus berkembang memelihara binatang juga menjadi bagian yang tak dapat di pisahkan. kemajuan-kemajuan iptek terus mendorong manusia untuk terus berinovasi baik untuk kemajuan dirinnya sendiri maupun untuk masyarakat luas yang bisa berimplikasi meningkatkan ekonomi. Beragam kegiatan manusia yang terus menerus mengekploitasi flora dan fauna tempat berkembangaanya hewan, tentu kedepan akan menyisakan persoalan apabila tidak ada upaya untuk menangkarkannya.
Salah satu satwa nutfah asli Indonesia adalah Ayam ketawa yang saat ini sudah di kenal penggemarnya, selain juga dapat di lestarikan dan di breeding oleh manusia sehingga tidak merusak ekosistem. Salah satu peternak yang dapat di bilang sudah berhasil adalah bapak Bambang di Wonosari Gunungkidul.
Melestarikan ayam ketawa dengan cara beternak di lingkungan rumahnya meru[kan cara mudah dalam memperoleh hasil budidaya sebab dengan cara seperti ini saya bisa menangkap dua kegiatan, yaitu bisnis ayam ketawa dan ikut pula melestarikan ras ayam ketawa supaya tidak punah. Awalnya beternak saya mendatangkan dari daerah (GARETEK) Sulawesi selatan dengan harga 18 juta untuk pejantannya “tutur bapak Bambang sujatmiko.
Sedang induk betina ketika di ternak bisa mencapai 12-14 telur dan ini lazim di hasilkan seperti ayam-ayam kampung biasa, bigitu juga dengan perawatan lainya tak ada perbedaannya. Makanan bergizi seperti beras merah, ransum buatan pabrik AD1,AD2, serta makanan pendukung lainya juga menjadi menu rutin “imbuhnya.
Peternak ini memiliki ayam bernama Bang haji yang merupakan salah satu ayam piaraan yang di anggap spektakuler karena suaranya merdu bercengkok . sayang Ketika majalahburungpas.com ini mau mendengrakan ayan yang menjadi pavorotnya, bambnag mengatakan ayam sudah di lego dan masuk kembali di Makasar senilai 70 juta rupiah.
Harga ayam tersebut sepadan,karena pejantan ayam ketawa itu pernah menyabet 7 piala juara 1 tingkat nasioanal. Kata Bambang seraya menunjukan, juga masih memiliki gaco dari keturunan bang haji, yang tidak kalah dengan induk bang haji Sebab pernah 3 kali juara nasianal.
Nah ayam tersebut saya namai Raja Naming tutupnya mengakhiri perbincangan dengan media ini Maret 2012 “ Team/ap
Sharing Berita
Berita Terkait
- Kawin dodok solusi tepat untuk mempercepat penjodohan ayam
- Gunungkidul banyak wisata alam air terjun
- Penangkaran Rusa Timor di Gunungkidul,Berkembang

bapak Bambang wonosarinya sebelah mana ya? saya juga orang gunungkidul, tepatnya di kecamatan nglipar. kebetulan saya juga punya ayam ketawa.
Balas