Dugaan Korupsi Mantan Bupati Bantul Tapa Bisu Kepada Wartawan
FOTO TERSANGKA MANTAN BUPATI BANTUL IDAM SAMAWI 2 PERIODE "DOK.ANTARA"
Media online-Majalahburungpas.com, tak hanya berita hobi, akan tetapi juga menyajikan warta info umum.
Pasca reformasi penylenggara negara harus bisa terbuka dan bersih, sehingga hal - hal yang berbau korupsi, nepotisme wajib di kikis habis agar citranya bagus.
Nah kasus dugaan korupsi yang ada di kabupaten Bantul yang sangat hangat dan menjadi perhatian public adalah adanya dugaan korupsi dana hibah Persatuan Sepak Bola Bantul.
Makanya mantan Bupati Bantul Idham Samawi Senin 18 November 2013 yang memenuhi panggilan kejati di Gedung Kejaksaan Tinggi DIY, lantas mendapat perhatian serius, Idham diperiksa secara marathon sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Persiba sebesar Rp12,5 miliar.
Mantan Bupati 2 periode ini memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi DIY, dan menjalani pemeriksaan sekitar delapan jam.
Mantan Bupati Bantul Idham Samawi sebelumnya merupakan fungsionaris PDIP DIY dan 1 kali di panggil Kejati yang pertama tidak hadir. Diperiksanya Mantan Bupati ini sebagai saksi atas tersangka lainnya, Eddy Bowo Nurcahyo.
Kemudian di saat yang bersamaan, Eddy juga diperiksa sebagai saksi atas tersangka Idham Samawi Pula.
Terpantau oleh PASTVNEWS.COM, pihak keamanan yakni Polsek setempat berjaga-jaga dengan sejumlah personilnya demi kelancaran pemanggilan tersangka.
Idham Samawi datang jam 09.00 wib di dampingi pengacaranya Agustinus Hutajulu beserta belasan pengawalnya menuju ruang pemeriksaan.
Setelah mengisi buku tamu lantas Dia masuk ke ruang penyidik pidana khusus gedung Kejati DIY.
Idham Samawi baru keluar dari ruangan penyidik sekitar pukul 17.13 WIB, kemudian mantan orang nomor 1 Bantul ini langsung dikawal ketat oleh pengawal pribadinya menuju mobilnya.
Sejumlah wartawan yang meliput acara, baik cetak maupun elektronik hanya mendapatkan isapan jempol karena tidak mendapat informasi apa - apa dari Idham, sebab mantan Bupati ini melakukan tapa bisu kepada para wartawan serta tidak memberikan keterangan apapun kepada Pers.
Agenda tanggal 25 November 2013 para tersangka akan di lakukan pemeriksaan kembali agar kejelasan dana hibah 12,5 milyar tersebut terkuak “red
Sharing Berita
Berita Terkait
- Pemillu 2014 "Hatta Rajasa Targetkan DIY dapat 2 Kursi di DPR RI
- SK Desa Wisata Telaga Kemuning Terbit Mendorong Pokdarwis lebih Giat
- SumarnoTukang Kayu Naik Tahta Jadi Lurah Desa Patuk
